SIDA, Margareta Rambu (2026) ANALISIS PENGARUH FASILITAS KERJA, LINKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (636kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (156kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (112kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (379kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (607kB) |
Abstract
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pada BKPPD Kota Kupang?, apakah lingkungan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada BKPPD Kota Kupang?, apakah disiplin kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada BKPPD Kota Kupang?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap semangat kerja pegawai pada BKPPD Kota Kupang. Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BKPPD Kota Kupang yang berjumlah 59 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 59 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (Adjusted R2). Berdasarkan nilai indeks jawaban responden, variabel semangat kerja memiliki rata-rata indeks yang berada pada kategori tinggi. Variabel fasilitas kerja memperoleh jumlah indeks sebesar 275,498 dengan rata-rata sebesar 91,83 yang berada pada kategori tinggi, variabel lingkungan kerja memperolah jumlah indeks sebesar 529,298 dengan rata-rata sebesar 176,43, variabel disiplin kerja memperoleh jumlah indeks sebesar 381,177 dengan rata-rata sebesar 190,588 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan uji hipotesis pertama menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara fasilitas kerja (X1) dengan semangat kerja pegawai (Y). Di mana variabel fasilitas kerja (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 1,180 < Ttabel 2,004 dengan tingkat sig.t 0,243 > 0,05. Maka, H0 diterima dan Ha ditolak artinya bahwa parsial fasilitas kerja (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis pertama yaitu fasilitas kerja tidak berpengaruh terhadap semangat kerja. Hipotesis kedua menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja (X2) dengan semangat kerja pegawai (Y). Di mana variabel lingkungan kerja (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 3,831 > Ttabel 2,004 dengan tingkat sig.t 0,000 < 0,05. Maka, H0 ditolak dan Ha diterima artinya bahwa parsial lingkungan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis kedua yaitu lingkungan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai. Hipotesis ketiga menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja (X2) dengan semangat kerja pegawai (Y). Di mana variabel disiplin kerja (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 2,329 > Ttabel 2,004 dengan tingkat sig.t 0,024 < 0,05. Maka, H0 ditolak dan Ha diterima artinya bahwa parsial disiplin kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis ketiga yaitu disiplin kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai. Hasil perhitungan uji simultan F = 20,746 dan tabel distribusi Ftabel= 2,77. Karena F hitung 20,746< Ftabel 2,77 dengan tingkat signifikan 0,000<0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima maka dapat dikatakan bahwa variabel fasilitas kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja BKPPD. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X1 dan X2 terhadap Y. Dari uji ini dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan kerja lebih dominan dibandingkan dengan fasilitas kerja dan disiplin kerja. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja memiliki kondisi yang berbeda dalam kaitannya dengan semangat kerja pegawai pada badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan daerah Kota Kupang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa secara umum nilai indeks jawaban responden terhadap variabel penelitian berada pada kategori tinggi. kondisi tersebut menunjukkan bahwa pegawai memiliki penilaian yang cukup baik terhadap fasilitas kerja yang tersedia, lingkungan tempat bekerja, serta penerapan disiplin kerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fasilitas kerja, lingkungan kerja, disiplin kerja dan semangat kerja pegawai |
| Subjects: | Economic > Economy Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 01:03 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 01:03 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7724 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
