TALOIM, Melkisedek Leu (2026) PERBANDINGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR SISWA SEKOLAH DASAR DI WILAYAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (685kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang: Kemampuan motorik kasar merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Perkembangannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya lingkungan tempat tinggal. Perbedaan karakteristik wilayah perkotaan dan pedesaan diduga memberikan kesempatan aktivitas fisik yang berbeda. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan motorik kasar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar di wilayah perkotaan dan pedesaan. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar di wilayah perkotaan dan pedesaan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Test of Gross Motor Development–Third Edition (TGMD-3), kemudian dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji Independent Samples t-test. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan lokomotor antara siswa sekolah dasar di wilayah perkotaan dan pedesaan (Sig. = 0,027 < 0,05). Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan object control (Sig. = 0,784 > 0,05) maupun kemampuan motorik kasar secara keseluruhan (gross motor skills) (Sig. = 0,489 > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan tempat tinggal berpengaruh terhadap kemampuan lokomotor, sedangkan kemampuan object control dan motorik kasar secara umum lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kesempatan berlatih, pembelajaran pendidikan jasmani, dukungan keluarga, dan aktivitas fisik siswa. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar siswa di wilayah pedesaan lebih baik dibandingkan dengan siswa di wilayah perkotaan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Motorik Kasar; Siswa sekolah dasar; perkotaan dan pedesaan |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > Sports |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 08 Aug 2026 02:48 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 02:48 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7478 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
