ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT OBOR MAS KANTOR CABANG UTAMA KOTA KUPANG

SON, Kaspar (2025) ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT OBOR MAS KANTOR CABANG UTAMA KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img]
Preview
Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (121kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (107kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Gaya Kepemimpinan secara etimologi, kepemimpinan berasal dari kata ‘pimpin’ yang artinya bimbing atau tuntun. Dari kata pimpin lahirlah kata kerja memimpin yang artinya membimbing atau menuntun, dan kata benda pemimpin yaitu orang yang berfungsi memimpin atau orang yang membimbing atau menuntun. Menurut Sutrisno (2017:213) “kepemimpinan adalah suatu proses kegiatan seseorang untuk menggerakan orang lain dengan memimpin, membimbing, memengaruhi orang lain, untuk melakukan sesuatu agar dicapai hasil yang diharapkan.” Menurut Hasim (2019:8) “kepemimpinan kiranya dipandang sebagai suatu kemampuan atau kesanggupan seseorang baik karena bakat lahiriah maupun karena dipelajari untuk mempengaruhi orang lain dalam suatu kelompok, dapat dikatakan bahwa kepemimpinan itu terbentuk dari adanya kesanggupan atau kemampuan spesifik seseorang untuk mempengaruhi atau menggerakan (pemimpin), adanya orang lain yang dipengaruhi atau digerakan (pengikut) dan adanya kelompok dimana hubungan/interaksi itu terjadi (organisasi). Menurut Sudirman (2012) Motivasi kerja merupakan suatu cara untuk mendorong seseorang dari dalam dan luar diri seseorang agar seseorang memiliki semangat, keinginan dan kemauan yang tinggi serta akan memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya bagi keberhasilan pencapaian tujuan bersama. Bersadarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas mengenai Gaya kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama Kota Kupang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakaan metode kuantitaf dengan mengunakan sampel sebanyak 32 orang. Teknik analisi data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Peneliti menggunakan Uji Analisis Linear Berganda, Uji Persial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Uji Koefesien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara persial Gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja kerja karyawan, dan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada pada KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama Kota Kupang, Sedangkan secara simultan Gaya kepemimpinan dan kompensasi finansial secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan pada KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama Kota Kupang. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian, didapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta sebesar -4.885 sedangkan koefesien regresi b 1 = -0,040 koefesien regresi b 2 = 0,904. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Gaya Kepemimpinan (X1) dan Motivasi Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan(Y) adalah sebagai berikut Y = -4,885 + -0,040 X1 + 0.904 X2 + e. Selain itu, hasil uji hipotesis pertama yang terdapat pengaruh Gaya kepemimpinan (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). Dimana variabel Gaya kepemimpinan (X1) memiliki nilai t hitung sebesar -0,379 lebih kecil dari t tabel yang hanya memiliki nilai sebesar 2.054 dengan tingkat signifikan 0,707. Oleh karena nilai sig < 0,05 maka Ha (b1 ≠ 0) ditolak dan Ho (b1 =0) diterima artinya secara persial Gaya kepemimpinan (X1) tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y). Serta hasil uji hipotesis kedua yaitu terdapat pengaruh motivasi kerja (X2) terhadap kinerja kerja karyawan (Y). Dimana variabel motivasi kerja (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 12.779 lebih besar dari t tabel yang hanya memiliki nilai sebesar 2.051 dengan tingkat signifiksn 0,000. Oleh karena nilai sig.< 0,05 maka Ha (b1≠0) diterima dan Ho (b1=0) ditolak artinya secara persial motivasi kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Untuk hasil pengujian Uji F didapat nilai Fhitung 82.100 lebih besar dari Ftabel yang memiliki nilai sebesar 3,33 dengan nilai signifikan 0,000. Oleh karena nilai sig.< 0,05 maka Ha (b1≠0) diterima Ho (b1=0) ditolak, artinya bahwa secara simultan Gaya kepemimpinan (X1) dan motivasi kerja (X2) berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan (Y). Dan terakhir hasil pengujian koefesien determinasi (R2 ) di peroleh nilai sebesar 0,850 atau 85 %. Hal ini menggambarkan bahwa besarnya pengaruh Gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 85 %, sedangkan pengaruh sebesar 15% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gaya Kepemimpinan , Motivasi Kerja , Kinerja Karyawan
Subjects: Economic > Economy Management
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen
Depositing User: Steven B. R. Waang
Date Deposited: 29 Jan 2026 01:00
Last Modified: 03 Feb 2026 01:39
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/5971

Actions (login required)

View Item View Item