FORMULASI TEPUNG UBI JALAR UNGU DAN TEPUNG TAPIOKA SEBAGAI BAHAN PENGISI PEMBUATAN NUGET IKAN TUNA

FOEH, Arry H. B. (2026) FORMULASI TEPUNG UBI JALAR UNGU DAN TEPUNG TAPIOKA SEBAGAI BAHAN PENGISI PEMBUATAN NUGET IKAN TUNA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHANA, dLL.pdf

Download (537kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (146kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (105kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (149kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (89kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (102kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (658kB)

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada bulan Juni 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan formulasi tepung ubi jalar ungu dan tepung tapioka sebagai bahan pengisi terhadap karakteristik nugget ikan tuna serta menentukan formulasi terbaik yang menghasilkan nugget ikan tuna dengan karakteristik yang dapat diterima oleh panelis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan terdiri atas P0, P1, P2, dan P3 dengan perbandingan tepung tapioka dan tepung ubi jalar ungu. P0 menggunakan 100 g tepung tapioka tanpa tepung ubi jalar ungu, P1 menggunakan 75 g tepung tapioka dan 25 g tepung ubi jalar ungu, P2 menggunakan 50 g tepung tapioka dan 50 g tepung ubi jalar ungu, sedangkan P3 menggunakan 25 g tepung tapioka dan 75 g tepung ubi jalar ungu. Parameter yang diamati meliputi kadar air serta uji organoleptik terhadap rasa, tekstur, dan warna. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi tepung ubi jalar ungu dan tepung tapioka memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, rasa, dan tekstur nugget ikan tuna, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap warna. Kadar air nugget ikan tuna berkisar antara 44,34–46,70%, dengan kadar air terendah terdapat pada P0 sebesar 44,34% dan tertinggi pada P3 sebesar 46,70%. Nilai kesukaan panelis terhadap rasa berkisar antara 3,67–4,47, tekstur berkisar antara 3,60–4,40, dan warna berkisar antara 3,80–4,13. Secara umum, nilai organoleptik tersebut masih berada dalam kategori “suka”. Perlakuan terbaik diperoleh pada P1, yaitu formulasi 75 g tepung tapioka dan 25 g tepung ubi jalar ungu, yang menghasilkan kadar air sebesar 44,47%, nilai kesukaan tekstur sebesar 3,87, dan nilai kesukaan warna sebesar 4,13. P1 dipilih sebagai formulasi terbaik karena memberikan karakteristik kadar air yang baik, tekstur dan warna yang disukai panelis, serta dapat menghasilkan nugget ikan tuna dengan tingkat penerimaan yang baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: tepung ubi jalar ungu, tepung tapioka, nugget ikan tuna, kadar air, organoleptik.
Subjects: T Technology > Agricultural Technology
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 15 Oct 2026 03:06
Last Modified: 15 Oct 2026 03:06
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7883

Actions (login required)

View Item View Item