PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, MOTIVASI BERWIRAUSAHA DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA KELURAHAN FATUKOA KOTA KUPANG

MISSA, Yohana Ferderika (2026) PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, MOTIVASI BERWIRAUSAHA DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA KELURAHAN FATUKOA KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (94kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (138kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (109kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (119kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (595kB)

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengurangi tingkat pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan minat untuk berwirausaha. Minat berwirausaha merupakan kecenderungan seseorang untuk memilih kegiatan usaha sebagai pilihan karier yang diwujudkan melalui keinginan, perhatian, serta kesiapan dalam menjalankan suatu usaha. Minat tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri individu maupun dari lingkungan sekitarnya. Pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan lingkungan keluarga merupakan beberapa faktor yang diduga berperan dalam membentuk minat seseorang untuk berwirausaha. Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pengembangan usaha karena masyarakatnya menjalankan berbagai aktivitas ekonomi, baik pada sektor formal maupun informal. Meskipun demikian, tidak semua masyarakat memiliki minat yang tinggi untuk memulai atau mengembangkan usaha. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan lingkungan keluarga memengaruhi minat berwirausaha masyarakat di Kelurahan Fatukoa Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, menganalisis pengaruh motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha, menganalisis pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha, serta menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut secara simultan terhadap minat berwirausaha masyarakat di Kelurahan Fatukoa Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antarvariabel penelitian. Populasi penelitian adalah masyarakat usia produktif di Kelurahan Fatukoa Kota Kupang, sedangkan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 54 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel, yaitu pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, lingkungan keluarga, dan minat berwirausaha. Selain data primer, penelitian juga memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka dan dokumen pendukung. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 25 melalui analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat masing-masing variabel, kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh secara parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh secara simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif seluruh variabel penelitian berada pada kategori tinggi. Variabel pengetahuan kewirausahaan memperoleh nilai indeks sebesar 54,33 yang menunjukkan bahwa responden memiliki kemampuan yang cukup baik (kategori sedang) dalam mengambil keputusan serta menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dalam kegiatan usaha. Variabel motivasi berwirausaha memperoleh nilai indeks sebesar 57,59 yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan, responden memiliki motivasi yang cukup baik dalam berwirausaha. Variabel lingkungan keluarga memperoleh nilai indeks sebesar 59,41 yang menunjukkan bahwa dukungan keluarga terhadap aktivitas kewirausahaan berada pada kategori sedang. Sementara itu, variabel minat berwirausaha memperoleh nilai indeks sebesar 59,66 yang menunjukkan bahwa responden memiliki minat, persepsi, dan kesiapan yang cukup baik untuk terjun dalam dunia wirausaha. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan persamaan regresi Y = 11,034 + 0,256X₁ + 0,007X₂ + 0,593X₃. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai t hitung sebesar 1,273 dan signifikansi 0,209. Motivasi berwirausaha juga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai t hitung sebesar 0,034 dan signifikansi 0,973. Sebaliknya, lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai t hitung sebesar 3,365 dan signifikansi 0,001. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan lingkungan keluarga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai F hitung sebesar 17,295 dan signifikansi 0,000. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,509 yang berarti bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan sebesar 50,9% variasi minat berwirausaha masyarakat, sedangkan 49,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berwirausaha tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha masyarakat di Kelurahan Fatukoa Kota Kupang. Sebaliknya, lingkungan keluarga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, sehingga dukungan keluarga menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan minat masyarakat untuk memulai maupun mengembangkan usaha. Secara simultan, pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha. Oleh karena itu, peningkatan minat berwirausaha masyarakat tidak hanya memerlukan peningkatan pengetahuan dan motivasi melalui pelatihan atau pendidikan kewirausahaan, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga serta sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan kewirausahaan masyarakat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, lingkungan keluarga, minat berwirausaha, masyarakat Kelurahan Fatukoa
Subjects: Economic > Economy Management
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 03 Sep 2026 00:23
Last Modified: 03 Sep 2026 00:23
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7849

Actions (login required)

View Item View Item