OPTIMASI SUHU AIR PADA PEMBUATAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO)

PANDIE, Reynaldi Rivaldo Kavana (2026) OPTIMASI SUHU AIR PADA PEMBUATAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHA, dll.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (136kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (144kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (94kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (100kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (603kB)

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyak kelapa murni merupakan produk bernilai ekonomi tinggi yang diperoleh dari daging kelapa segar tanpa melalui proses pemurnian kimia, sehingga kandungan nutrisi alaminya tetap terjaga. Suhu air yang digunakan dalam proses ekstraksi santan merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas dan rendemen VCO yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu air terhadap rendemen dan kualitas organoleptik VCO serta menentukan suhu air yang paling optimal dalam proses pembuatannya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan suhu air (50°C, 60°C, 70°C, dan 80°C) dan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi rendemen minyak, uji organoleptik warna dan aroma, serta analisis warna digital menggunakan aplikasi ImageJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu air berpengaruh nyata terhadap rendemen dan kualitas organoleptik minyak VCO yang dihasilkan. Rendemen tertinggi diperoleh pada perlakuan suhu 60°C (P2) sebesar 7,6%, sedangkan peningkatan suhu di atas 60°C menyebabkan penurunan rendemen akibat denaturasi protein yang berlebihan. Uji organoleptik warna menunjukkan bahwa perlakuan suhu 70°C dan 80°C menghasilkan warna VCO yang lebih disukai panelis (skor “sangat suka”), didukung oleh analisis ImageJ yang menunjukkan nilai mean RGB tertinggi pada suhu 70°C. Sementara itu, uji organoleptik aroma menunjukkan skor tertinggi pada perlakuan suhu 80°C. Disimpulkan bahwa suhu air 60°C merupakan suhu optimal untuk menghasilkan rendemen VCO tertinggi, sedangkan suhu 70°C–80°C lebih baik dalam menghasilkan kualitas warna dan aroma yang disukai konsumen

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Virgin Coconut Oil, VCO, suhu air, rendemen, organoleptik, metode basah
Subjects: T Technology > Agricultural Technology
T Technology > Agriculture
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 18 Aug 2026 01:16
Last Modified: 18 Aug 2026 01:16
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7668

Actions (login required)

View Item View Item