DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP

LOMI, Lavri Ia (2026) DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER,PENGESAHAN DLL.pdf

Download (242kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (76kB)
[img] Text
3. BAB 1.pdf

Download (198kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img] Text
7.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (97kB)
[img] Text
8. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (60kB)

Abstract

Deskripsi Tentang Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup Studi Putusan Nomor 155/Pid.B/LH/2024/PN Sim.Tindak pidana pencemaran lingkungan hidup merupakan kejahatan yang berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,sehingga penegakan hukumnya harus dilakukan secara optimal melalui mekanisme peradilan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana pencemaran lingkungan hidup serta menilai penerapan ketentuan hukum pidana lingkungan dalam Putusan Nomor 155/Pid.B/LH/2024/PN Sim, Putusan Nomor 1820/PID.SUS-LH/2024/PT MDN, dan Putusan Nomor 4398 K/Pid.Sus-LH/2025.Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Jenis penelitian bersifat deskriptif kualitakum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta ketiga putusan pengadilan tersebut. Bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan pendapat ahli hukum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi disparitas pertimbangan hakim pada tiga tingkat peradilan. Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena unsur tindak pidana telah terpenuhi. Pengadilan Tinggi membatalkan putusan tersebut dan menyatakan lepas dari segala tuntutan hukum dengan pertimbangan adanya sengketa perdata terkait hak atas tanah. Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari jaksa dengan pertimbangan tidak terdapat kesalahan penerapan hukum oleh Pengadilan Tinggi.Perbedaan putusan ini menunjukkan adanya ketidakkonsistenan penerapan hukum pidana lingkungan dan kecenderungan pergeseran penanganan perkara lingkungan dari ranah pidana ke perdata yang berpotensi melemahkan fungsi hukum pidana sebagai sarana perlindungan lingkungan hidup. Kesimpulan penelitian ini adalah penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana pencemaran lingkungan hidup masih menghadapi permasalahan konsistensi pertimbangan hakim dan penerapan prinsip-prinsip hukum lingkungan. Disarankan kepada aparat penegak hukum untuk meningkatkan konsistensi penerapan hukum pidana lingkungan dan kepada pembuat kebijakan untuk memperkuat pengaturan pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana pencemaran lingkungan hidup.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup, Pertimbangan Hakim, Putusan Pengadilan, Hukum Pidana Lingkungan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 28 Jul 2026 01:40
Last Modified: 28 Jul 2026 01:40
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7147

Actions (login required)

View Item View Item