NUNU, Soleman Baula (2026) TATA KELOLA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDEs) (STUDI DESA GAURA, KECAMATAN LABOYA BARAT, KABUPATEN SUMBA BARAT). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
2.ABSTRAK.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
3.BAB I.pdf Download (119kB) |
|
|
Text
4.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (138kB) |
|
|
Text
5.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) |
|
|
Text
6.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
|
|
Text
7.BAB V.pdf Download (88kB) |
|
|
Text
7.BAB V.pdf Download (88kB) |
|
|
Text
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (89kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Badan usaha milik desa (BUMDes) merupakan salah satu instrument penting dalam meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, tata kelola bumdes yang baik menjadi kunci utama. Tata kelola bumdes mencakup perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan pengguna dana yang dikelola BUMDes. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai bagian dari sumber pendapatan asli desa yang diharapkan dapat mendorong desa untuk mengelola sumber daya termasuk pembangunan ekonomi, dan mendorong pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam pengelolaan pemerintahan desa sehingga BUMDes perlu dibentuk untuk mengelola perekonomian masyarakat pedesaan. Peranan BUMDes merupakan membangun serta meningkatkan kemampuan serta keahlian ekonomi warga desa, pada biasanya buat tingkatkan kesejahteraan ekonomi serta sosialnya, berfungsi secara aktif dalam upaya mempertinggi mutu kehidupan manusia serta warga, memperkokoh perekonomian rakyat selaku bawah kekuatan serta ketahanan perekonomian, berusahauntuk mewujudkan serta meningkatkan perekonomian warga desa, menolong para warga buat tingkatkan penghasilannya sehingga bisa tingkatkan pemasukan serta kemakmuran warga. Penerapan tata kelola yang sesuai dengan prinsip good governance belum banyak di terapkan di BUMDes karena masih minimnya sumber daya manusia yang memadai. Seperti yang terjadi pada salah satu BUMDes di daerah Gaura, yang terletak di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Indonesia. Kurang transparannya BUMDes tersebut dalam mengelola aset ekonomi membuat banyak pihak mulai hilang kepercayaan. Berpijak kepada AD/ART yang ada, BUMDes tersebut mestinya taat dan patuh kepada aturan yang sudah disepakati. Selain itu, kurang bertanggung jawabnya pihak-pihak yang terkait. Faktor-faktor yang dapat membantu keberhasilan dari kinerja BUMDes ialah adanya jiwa patriotisme semangat, adanya keterampilan, dilakukannya pelatihan, tingkat pendidikan, pengalaman, kejujuran (perilaku etis), adanya rasa tanggung jawab, keseriusan, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, kerja tim yang baik, komunikasi yang transparan antara manajer BUMDes, sikap pantang menyerah dalam upaya mencapai target kinerja, religiusitas, kepuasan kerja, gaya kepemimpinan visioner (transformasional), kehadiran mekanisme insentif. Tujuan penelian yaitu Untuk mengetahui Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Untuk mengetahui dampak-dampak dalam Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura Kecamatan Laboya Barat Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan penelitian ini di atas maka peneliti tertarik mengambil Judul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya, Kabupaten Sumba Barat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tata Kelola BUMDes |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 28 Feb 2026 03:27 |
| Last Modified: | 28 Feb 2026 03:27 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6877 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
