PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH DAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN BARANG MILIK DAERAH KOTA KUPANG

LADO, Desri Nofianti (2025) PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH DAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN BARANG MILIK DAERAH KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
01 COVER-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
02 ABSTRAK (2).pdf

Download (682kB)
[img] Text
03 BAB I (2).pdf

Download (130kB)
[img] Text
04 BAB II (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (43kB)
[img] Text
05 BAB III (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (18kB)
[img] Text
06 BAB IV (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[img] Text
07 BAB V (2).pdf

Download (8kB)
[img] Text
08 DAFTAR PUSTAKA (2).pdf

Download (7kB)

Abstract

Tujuan pokok sektor publik yakni pemberian pelayanan publik bukan guna mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun hingga sekarang kita belum mengerti bagaimana sebenarnya pelayanan yang hendak didapat rakyat selaku warga negara serta seperti apa idealnya pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat, Reformasi sektor publik yang disertai adanya tuntunan demokrasi menjadi suatu fenomena global termasuk diindonesia, sehingga menyebabkan aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang sangat penting dalam pengelolaan pemerintahan dibidang pengelolaan keuangan negara. Pemberlakuan undang-undang No.32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan undang-undang No 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah, Anggaran merupakan rencana formal dalam bentuk kuantitatif untuk mengoordinasikan dan mengimplementasikan rencana dimasa depan sebagai alat kontrol, anggaran disusun berdasarakan pelaksanaan aktual sebelumnya. Penggangaran merupakan suatu proses yang cukup rumit pada organisasi sektor publik,termasuk diantaranya pemerintah daerah. Hal tersebut berbeda dengan pengganggaran pada sektor swasta. Pada sektor swasta anggaran merupakan bagian dari rahasia perusahaan yang tertutup untuk publik, namun sebaliknya pada sektor publik anggaran justru harus diinformasikan kepada publik untuk dikritik dan didiskusikan untuk mendapat masukan. Anggaran sektor publik merupakan instrumen akuntabilitas atas pengelolaan dana publik dan pelaksanaan program yang dibiayai dari uang publik. Penganggaran merupakan tingkat yang lebih tinggi dari pengembangan dan memungkinkan fokus pada hasil jangka panjang, penggunaan efektif sumber daya dan keputusan yang tepat waktu (Maddocks 2011). Kejelasan sasaran anggaran memiliki peran penting dalam membantu aparatur pemerintah daerah untuk mendapatan informasi yang cukup dan mencapai sasaran–sasaran yang telah ditetapkan. Adanya kejelasan sasran anggaran akan membuat para pelaksana anggaran lebih mempertanggungjawabkan kinerjanya sehingga dapat meningkatkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Akuntabilitas kinerja telah menjadi salah satu item yang tercantum didalam dasar hukum atau aturan organisasi yang wajib secara hukum untuk memenuhi akuntabilitas organisasinya dengan kinerja yang diperolehnya. Tuntunan akuntabilitas atas lembaga publik baik pusat maupun daerah menyebabkan seluruh instansi pemerintah wajib menyusun perencanaan strategis. Akuntabilitas adalah bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan misi organisasi dalam rangka mencapai maksud dan target yang sudah ditetapkan organisasi tersebut melalui media secara berkala. Akuntabilitas merupakan suatu bentuk perwujudan dari penyelenggaraan otonomi daerah, sedangkan anggaran digunakan sebagai sarana untuk menilai kinerja pemerintah daerah. Populasi adalah wilaya generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas adan kareteristik tertentuh yang ditetapkan oleh penelitian untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya ( suglyono 2009). Maka yang menjadi popilasi dalam penelitian ini ada seluruh pegawai kantor BPKAD Kota Kupang yang berjumlah 410rang. Sampel adalah bagian dari populasi yang unsur dan karateristiknya dijadikan sebagai objek penelitian. Teknik sampel yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah menggunakan Purposive Sampling dengan menggunakan 41 sampel aparat pemerintah dan Staf di Kantor BPKAD. Pada penelitian ini jenis data yang dipakai oleh peneliti adalah adalah data primer. Dimana semua semua yang diperoleh dalam penelitian ini adalah jawaban responden yang berdasarkan indicator variabel Kejelasan sasaran anggaran (X) dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Y).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pada Dinas Pendapatan Daerah Dan Badan Pengelolaan Keuangan Dan Barang Milik Daerah Kota Kupang
Subjects: Economic > Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 25 Feb 2026 00:20
Last Modified: 25 Feb 2026 00:20
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6765

Actions (login required)

View Item View Item