DESKRIPSI PENYELESAIAN SENGKETA PENERBANGAN ANTARA PENUMPANG DAN PT GARUDA INDONESIA (Persero): (Studi Putusan Nomor 70/Pdt.G/2016/PN.RBI)

NDUN, Niken (2026) DESKRIPSI PENYELESAIAN SENGKETA PENERBANGAN ANTARA PENUMPANG DAN PT GARUDA INDONESIA (Persero): (Studi Putusan Nomor 70/Pdt.G/2016/PN.RBI). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER & PENGESAHAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (345kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (608kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (185kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (287kB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penyelesaian sengketa penerbangan antara penumpang dan PT garuda indonesia (persero) (Studi Putusan Nomor: 70/Pdt.G/2016/PN. RBI). Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah Mengapa Hakim Pengadilan Negeri mengabulkan seluruh gugatan penggugat dan Hakim Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung menolak gugatan penggugat. Tujuan penelitian untuk mengetahui alasan Hakim Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan dan untuk mengetahui alasan Hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menolak gugatan penggugat. Sifat Penelitian bersifat bersifat Deskriptif. Jenis variabel bebas adalah alasan hakim pengadilan negeri mengabulkan gugatan penggugat. Variabel terikat adalah putusan hakim terhadap pelaku penelantaran oleh masakapai penerbangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan yaitu. Tergugat melakukan perbuatan melawan hukum, Penggugat mengalami kerugian yang nyata, Jawaban tergugat tidak dapat dibuktikan, Penggugat melakukan pelanggaran terhadap keamana, keselamatan, dan ketertiban penerbangan, Penggugat dianggap tidak patuh terhadap tata tertib penerbangan, Judex facti keliru menerapkan hukum, Tergugat tidak terbukti melakukan perbuatan melawan hukum. Saran yang dapat diberikan PT garuda indonesia perlu memperkuat kebijakan internal terkait penanganan penumpang bermasalah dengan tetap mengacu pada undang- undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan dan peraturan penurunannya. Setiap tindakan awak pesawat harus berlandaskan standar operasional nasional (SOP) yang jelas, terukur, dan berdokumentasi dengan baik agar tidak menimbulkan sengketa hukum dikemudian hari. Penumpang diharapakan memenuhi seluruh ketentuan keselamatan, keamanan, dan ketertiban penerbangan serta mengikuti instruksi awak pesawat demi keselamatan bersama

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian Penerbangan, PT Garuda Indonesia (Persero)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 16 Feb 2026 03:33
Last Modified: 16 Feb 2026 03:33
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6505

Actions (login required)

View Item View Item