ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KOTA KUPANG

SNAE, Indriwati Fransinta (2025) ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img]
Preview
Text
01. COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
02. ABSTRAK.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
03. BAB I.pdf

Download (379kB) | Preview
[img] Text
04. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text
05. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB)
[img] Text
06. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (715kB)
[img]
Preview
Text
07. BAB V.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text
08. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (276kB) | Preview

Abstract

Instansi publik, baik pemerintah maupun swasta, berupaya mencapai hasil kerja yang optimal guna mendukung pencapaian tujuan organisasi. Untuk mencapai tujuan organisasi salah satu elemen yang penting yang harus diperhatikan yaitu sumber daya manusia. Hal ini karena sumber daya manusia yang melaksanakan dan mengatur serta menjalankan kegiatan organisasi tersebut. Sehingga sumber daya manusia atau pegawai dalam sebuah organisasi menjadi perhatian penting dalam rangka usaha mencapai keberhasilan organisasi. Keberhasilan suatu organisasi ditentukan oleh kinerja pegawai. Kemampuan pegawai mengerjakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya menjadi tolok ukur pencapaian tujuan organisasi. Apabila suatu organisasi mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan, maka dapat dikatakan bahwa organisasi tersebut efektif. Menurut Wibowo (2018) kinerja pegawai adalah proses dengan mana kinerja individual diukur dan dievaluasi. Kinerja merupakan peran sangat penting untuk srategi bagi perusahan sehingga menjadi tolak ukur bagi perkembangan perusahaan. Menurut (Mangkunegara, 2017) kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Sutrisno ( 2019) Kinerja adalah hasil kerja pegawai dilihat pada aspek kualitas, kuantitas, waktu kerja dan kerja sama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh organisasi. Kinerja pegawai yang optimal adalah gambaran dari sumber daya manusia yang berkualitas. Kinerja ini mencerminkan keberhasilan dari diri seseorang. Oleh sebab itu, peningkatan kinerja pegawai secara perorangan akan mendorong produktivitas sumber daya manusia secara keseluruhan dan memberikan umpan balik yang tepat terhadap perubahan perilaku dalam kenaikan tingkat kinerja. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan memperhatikan disiplin kerja pegawai. Disiplin kerja adalah sebuah konsep dalam tempat bekerja atau manajemen untuk menuntut pegawai berlaku teratur. Menurut (Hasibuan, 2017) kedisplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. Selain disiplin kerja, fasilitas kerja merupakan faktor-faktor yang tidak bias dipisahkan dari dunia kerja dan merupakan hal yang penting bagi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya. Menurut Sitompul (2018) fasilitas kerja merupakan sarana penunjang kegiatan fisik organisasi yang digunakan dalam aktivitas normal dan mempunyai jangka waktu kegunaan yang relative tetap dan memberikan manfaat di masa yang akan datang. Menurut Moenir (2018) fasilitas kerja merupakan sarana prasarana berbentuk fisik yang berupa peralatan dan perlengkapan yang digunakan sebagai penunjang kegiatan berfungsi memudahkan pencapaian tujuan kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan penjelasan diatas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 447 orang yang terdiri dari 153 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 294 orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), dan sampel ditentukan sebanyak 75 responden melalui teknik random sampling dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala interval 1-10 yang disusun berdasarkan indicator Disiplin Kerja, Fasilitas Kerja dan Kinerja Pegawai. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi linear berganda, uji persial (uji T), Uji Simultan (uji F) dan koefisien determinasi (R2), dengan bantuan software SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukan bahawa Disiplin Kerja secara parsial berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikasi 0,001 dan Fasilitas Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikasi 0,000. Disiplin kerja dan fasilitas kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikan 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,449 yang menunjukan bahwa pengaruh disiplin kerja dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 44,9%. Sedangkan pengaruh sebesar 55,1% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang dapat meningkatkan kedisiplinan pegawai dan Fasilitas kerja yang lebih memadai agar kinerja pegawai dapat meningkat lebih optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Disiplin Kerja, Fasilitas Kerja, Kinerja Pegawai
Subjects: Economic > Economy Management
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen
Depositing User: Steven B. R. Waang
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:00
Last Modified: 03 Feb 2026 03:00
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/5983

Actions (login required)

View Item View Item