LETIK, Ariyanto (2026) TES DAYA TAHAN AEROBIK ATLET SEPAK BOLA SIKUMANA PUTRA USIA 15-17 TAHUN. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
01. COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
02. ABSTRAK.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
03. BAB I.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
04. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (333kB) |
|
|
Text
05. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) |
|
|
Text
06. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
|
|
Text
07. BAB V.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
08. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
09. LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang: Daya tahan aerobik merupakan komponen kebugaran jasmani yang sangat penting dalam permainan sepak bola, terutama bagi atlet muda usia 15-17 tahun yang berada pada masapertumbuhan fisik. Hasil observasi yang dilakukan pada tim sepak bola sikumana putra menunjukan bahwa sekitar 60%atlet mengalami penurunan stamina dan performa pada menit ke-65 ke atas saat bertanding, yang mengindikasikan rendahnya kapasitas aerobik. Selain itu,program latihan yang berjalan selama ini belum didukung oleh pengukuran kondisi fisik secara objektif. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan aerobik atlet sepak bola Sikumana Putra usia 15–17 tahun. Metodepenelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode tes dan pengukuran. Sampel penelitian berjumlah 22 atlet putra tim sepak bola Sikumana Putra berusia 15–17 tahun. Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (Bleep Test), yaitu tes lari bolak-balik sejauh 20 meter mengikuti irama bunyi bleep yang semakin cepat. Hasil tes di kategorikan berdasarkan norma bleep test putra usia 15–17 tahun ke dalam lima kategori: baik sekali, baik, cukup, kurang, dan kurang sekali. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan persentase. Hasil dan pembahasan: Dari 22 atlet yang mengikuti tes, tidak ada atlet yang masuk kategori baik sekali (0%) maupun kurang sekali (0%). Sebanyak 5 atlet (22,7%) berada pada kategori baik, 12 atlet (54,6%) berada pada kategori cukup/sedang, dan 5 atlet (22,7%) berada pada kategori kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian tes daya tahan aerobik atlet sepak bola usia 15-17 tahun berada pada kategori cukup dengan persentase (54,6%). Simpulan: Tingkat daya tahan aerobik atlet sepak bola Sikumana Putra usia 15–17 tahun secara umum berada pada kategori cukup/sedang, karena sebagian besar atlet dengan jumlah 12 (54,6%) berada pada kategori cukup. Disarankan untuk menyusun dan menerapkan program latihan berfokus pada peningkatan daya tahan aerobik, sepertiinterval training, fartlek,dancontinuous runningsecara teratur dan berkelanjutan agar kapasitasVO₂Maxatlet dapat meningkat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daya tahan aerobik, Bleep test, VO₂Max, Sepak bola |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > Sports |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 13:27 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 13:27 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
