BANU, Swenski Maichel Vens (2026) KARAKTERISTIK FISIK UBI JALAR UNGU PADA LOKASI YANG BERBEDA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (598kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (98kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (495kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (58kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (409kB) |
Abstract
Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) merupakan komoditas pangan lokal yang kaya akan karbohidrat, serat, antosianin, serta vitamin A dan C, sehingga berpotensi besar sebagai bahan baku produk olahan pangan fungsional. Salah satu bentuk pengolahannya adalah pembuatan tepung ubi jalar ungu melalui proses pengeringan. Karakteristik fisik tepung yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung pada lokasi tempat tumbuh ubi jalar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik ubi jalar ungu dan tepungnya yang berasal dari tiga lokasi berbeda di Pulau Timor, yaitu Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Prosesing dan Eksakta, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan lokasi dan tiga ulangan, sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji lanjut Tukey (BNJ) pada taraf 5%. Proses pembuatan tepung meliputi pengupasan, pengecilan ukuran, pengeringan pada suhu 50°C selama 24 jam, penggilingan, pengayakan, dan pengemasan. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik ubi jalar (rasa, tekstur, aroma, dan warna) serta warna tepung dari ketiga lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lokasi berpengaruh terhadap karakteristik fisik ubi jalar ungu dan tepungnya. Berdasarkan uji organoleptik, ubi jalar dari Kabupaten Malaka memiliki nilai rasa tertinggi (4,19), sedangkan Kabupaten TTS unggul dalam tekstur (4,31), aroma (3,25), dan warna (4,13). Untuk kualitas tepung, warna terbaik dihasilkan dari Kabupaten TTS dengan warna ungu muda yang menonjol dan menarik, diikuti Kabupaten Kupang dengan ungu cerah, sementara Kabupaten Malaka menghasilkan tepung berwarna ungu keabu-abuan. Perbedaan karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor topografi, jenis dan tekstur tanah, serta kondisi lingkungan tumbuh di masing-masing lokasi. Disimpulkan bahwa lokasi Kabupaten TTS menghasilkan tepung ubi jalar ungu dengan karakteristik fisik terbaik secara keseluruhan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ubi jalar ungu, tepung ubi jalar, karakteristik fisik, lokasi penanaman, Pulau Timor. |
| Subjects: | T Technology > Agricultural Technology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Hasil Pertanian |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 00:51 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 00:51 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
