MUDI, Frengki (2026) PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN SUMBA TENGAH. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, Dll.pdf Download (722kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (92kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (123kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (125kB) |
|
|
Text
8. DAFTARB PUSTAKA.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (346kB) |
Abstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah. Pemerintah daerah berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengalokasian Belanja Modal. Namun, peningkatan PAD dan Belanja Modal belum tentu diikuti oleh peningkatan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, serta data Pertumbuhan Ekonomi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumba Tengah selama periode 2016–2025. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 27. Sebelum dilakukan analisis regresi, data diuji menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki arah pengaruh positif tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumba Tengah. Hasil tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,041 dengan nilai signifikansi sebesar 0,687. Nilai signifikansi tersebut lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 (0,687 > 0,05). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi tidak didukung oleh hasil pengujian. Koefisien regresi yang bernilai positif menunjukkan bahwa peningkatan PAD cenderung diikuti oleh peningkatan Pertumbuhan Ekonomi apabila variabel Belanja Modal dianggap konstan. Namun, hubungan positif tersebut belum dapat dinyatakan sebagai pengaruh yang signifikan secara statistik karena nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05. Hasil penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa Belanja Modal memiliki arah pengaruh positif tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumba Tengah. Hasil tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,009 dengan nilai signifikansi sebesar 0,628. Nilai signifikansi tersebut lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 (0,628 > 0,05). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa Belanja Modal berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi tidak didukung oleh hasil pengujian. Koefisien regresi yang bernilai positif menunjukkan bahwa peningkatan Belanja Modal cenderung diikuti oleh peningkatan Pertumbuhan Ekonomi apabila variabel PAD dianggap konstan. Akan tetapi, hubungan tersebut tidak terbukti signifikan secara statistik. Secara simultan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,838 (> 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,049 menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal hanya mampu menjelaskan 4,9% variasi Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumba Tengah, sedangkan 95,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel lain yang memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumba Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Hal ini tidak berarti PAD tidak penting, tetapi peningkatan PAD belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi karena perlu didukung oleh pengelolaan dan pemanfaatan yang efektif. Belanja Modal juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan Belanja Modal belum otomatis meningkatkan pertumbuhan ekonomi, karena dampaknya dipengaruhi oleh ketepatan sasaran, kualitas pembangunan, dan pemanfaatan anggaran yang mendukung produktivitas ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumba Tengah selama periode 2016–2025. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah serta mempertimbangkan faktor-faktor lain yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam perumusan kebijakan pembangunan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi. |
| Subjects: | Economic > Economy Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 05:09 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 05:09 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7900 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
