TAEK, Stefania Elfrida Lasi (2026) PENGARUH VOLUME PERDAGANGAN, KURS DAN RISIKO PASAR TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR BATUBARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, Dll.pdf Download (772kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (194kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (697kB) |
Abstract
Pasar modal merupakan salah satu bagian penting dalam sistem perekonomian yang berperan sebagai sarana bagi perusahaan untuk memperoleh sumber pendanaan sekaligus menjadi tempat bagi investor untuk menanamkan modal dengan tujuan memperoleh keuntungan. Salah satu instrumen yang banyak diperdagangkan di pasar modal adalah saham. Melalui investasi saham, investor mengharapkan adanya keuntungan yang berasal dari capital gain maupun dividen. Namun, keputusan investasi pada saham tidak terlepas dari adanya ketidakpastian dan risiko karena harga saham dapat mengalami kenaikan maupun penurunan sesuai dengan kondisi perusahaan, kondisi pasar, serta perubahan ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu, return saham menjadi salah satu indikator penting yang diperhatikan investor dalam menentukan keputusan investasi. Dalam penelitian ini, return saham dipandang sebagai hasil yang diperoleh investor dari investasi saham, yang dapat Objek penelitian ini adalah perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025. Berdasarkan data awal, terdapat 20 perusahaan yang termasuk dalam populasi penelitian. Setelah dilakukan pemilihan berdasarkan kriteria purposive sampling, diperoleh 19 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian. Dengan periode pengamatan selama lima tahun, diperoleh 95 observasi awal atau 19 perusahaan dikalikan lima tahun. Selanjutnya, dilakukan proses pengujian dan penanganan outlier untuk memenuhi asumsi klasik sehingga observasi yang digunakan dalam analisis regresi menjadi 73 observasi. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas volume perdagangan, kurs, dan risiko pasar, sedangkan variabel dependennya adalah return saham. Pemilihan perusahaan subsektor batubara sebagai objek penelitian didasarkan pada adanya fluktuasi harga saham, volume perdagangan, kurs, risiko pasar, dan return saham selama periode penelitian. Data penelitian menunjukkan bahwa harga saham perusahaan subsektor batubara mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Beberapa perusahaan mengalami peningkatan harga saham, sedangkan perusahaan lainnya mengalami penurunan atau pergerakan harga yang relatif stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa karakteristik pergerakan saham perusahaan subsektor batubara berbeda-beda. Fluktuasi tersebut selanjutnya dapat menyebabkan perubahan return yang diterima investor. Oleh karena itu, perusahaan subsektor batubara menjadi objek yang relevan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perubahan return saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh volume perdagangan, kurs, dan risiko pasar terhadap return saham pada perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah volume perdagangan berpengaruh terhadap return saham, apakah kurs berpengaruh terhadap return saham, serta apakah risiko pasar berpengaruh terhadap return saham. Penelitian ini juga menguji pengaruh ketiga variabel independen tersebut secara bersama-sama terhadap return saham. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan memanfaatkan data yang berkaitan dengan perusahaan dan pasar modal. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, yaitu perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025, memiliki data volume perdagangan dan harga saham yang lengkap, tidak memiliki return saham sebesar 0 secara berturut-turut selama periode penelitian, serta tidak mengalami delisting selama periode pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh volume perdagangan, kurs, dan risiko pasar terhadap return saham. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa volume perdagangan memiliki koefisien sebesar 229,417 dengan nilai t hitung 1,750 dan nilai signifikansi 0,085. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka volume perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan naik atau turunnya volume perdagangan belum mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap perubahan return saham perusahaan subsektor batubara selama periode penelitian. Dengan demikian, tingginya aktivitas perdagangan saham tidak selalu diikuti oleh peningkatan maupun penurunan return saham secara signifikan. Variabel kurs memiliki koefisien regresi sebesar -1,703 dengan nilai t hitung sebesar -3,697 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, maka kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Koefisien regresi yang bernilai negatif menunjukkan bahwa hubungan antara kurs dan return saham dalam model penelitian memiliki arah negatif. Artinya, peningkatan nilai kurs atau melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat cenderung diikuti oleh penurunan return saham dengan asumsi variabel lainnya tetap. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan nilai tukar merupakan salah satu informasi ekonomi yang dapat diperhatikan investor dalam mengambil keputusan investasi pada perusahaan subsektor batubara. Risiko pasar yang diukur menggunakan beta memiliki koefisien regresi sebesar 0,887 dengan nilai t hitung sebesar 0,594 dan nilai signifikansi sebesar 0,554. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka risiko pasar tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan tingkat risiko pasar yang tercermin melalui beta belum terbukti memberikan pengaruh yang nyata terhadap perubahan return saham perusahaan subsektor batubara selama periode penelitian. Dengan demikian, perbedaan tingkat sensitivitas saham terhadap pergerakan pasar belum cukup untuk menjelaskan perubahan return saham secara parsial dalam model penelitian. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa volume perdagangan, kurs, dan risiko pasar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 5,579 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 1,995, dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, meskipun secara parsial volume perdagangan dan risiko pasar tidak berpengaruh signifikan, ketiga variabel tersebut apabila diuji secara bersama-sama mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor batubara. Hasil ini menunjukkan bahwa perubahan return saham tidak hanya dapat dipahami melalui satu faktor saja, tetapi juga melalui kombinasi beberapa faktor yang terdapat dalam model penelitian. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,195. Hal ini berarti bahwa volume perdagangan, kurs, dan risiko pasar secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi return saham sebesar 19,5%, sedangkan sisanya sebesar 80,5% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Faktor lain tersebut dapat berupa kondisi fundamental perusahaan, harga komoditas batubara, inflasi, tingkat suku bunga, profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, maupun faktor ekonomi makro lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa volume perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, kurs berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap return saham, sedangkan risiko pasar tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Secara simultan, volume perdagangan, kurs, dan risiko pasar berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi investor dalam mempertimbangkan kondisi pasar dan faktor ekonomi, khususnya perubahan nilai tukar, sebelum mengambil keputusan investasi pada saham perusahaan subsektor batubara. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi bahan referensi bagi penelitian selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi return saham dengan menggunakan variabel, objek, atau periode penelitian yang lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Volume Perdagangan, Kurs, Risiko Pasar, Return Saham, Subsektor Batubara, Bursa Efek Indonesia. |
| Subjects: | Economic > Economy Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 04:49 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 04:49 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
