MAKO, Emiliana (2026) PENGARUH KEBIJAKAN DEVIDEN DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (749kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (369kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (767kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kebijakan Dividen dan Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan pada PT Unilever Indonesia Tbk”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai perusahaan sebagai salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat kondisi dan keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Nilai perusahaan menjadi perhatian bagi pihak manajemen maupun investor karena berkaitan dengan persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek perusahaan pada masa yang akan datang. Perusahaan yang memiliki nilai perusahaan yang baik pada umumnya dianggap mampu memberikan manfaat dan tingkat pengembalian yang baik kepada pemegang saham. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan berbagai keputusan keuangan yang dapat memengaruhi nilai perusahaan, di antaranya adalah keputusan mengenai kebijakan dividen dan kebijakan hutang. Kebijakan dividen merupakan salah satu keputusan keuangan perusahaan yang berkaitan dengan penentuan besarnya laba yang akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen dan besarnya laba yang akan ditahan untuk digunakan dalam kegiatan perusahaan. Kebijakan dividen memiliki arti penting karena keputusan mengenai pembagian laba dapat memberikan informasi kepada investor mengenai kondisi dan prospek perusahaan. Besarnya dividen yang diterima oleh pemegang saham juga dapat menjadi salah satu pertimbangan investor dalam melakukan investasi. Dalam penelitian ini, kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Yield (DY). Dividend Yield digunakan untuk melihat tingkat pengembalian dividen yang diterima investor dibandingkan dengan harga saham perusahaan. Selain kebijakan dividen, kebijakan hutang juga merupakan salah satu keputusan penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Kebijakan hutang berkaitan dengan keputusan perusahaan dalam menggunakan sumber pendanaan yang berasal dari hutang untuk membiayai kegiatan operasional maupun investasi. Penggunaan hutang yang tepat diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan kegiatan usahanya, tetapi penggunaan hutang yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan beban dan risiko keuangan perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan perlu menentukan tingkat hutang yang sesuai dengan kemampuan perusahaan. Dalam penelitian ini, kebijakan hutang diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), yaitu rasio yang digunakan untuk menggambarkan perbandingan antara total hutang dengan total ekuitas perusahaan. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan Price Earning Ratio (PER). PER merupakan salah satu rasio yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana pasar memberikan penilaian terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Semakin tinggi perhatian investor terhadap prospek perusahaan, maka dapat memengaruhi harga saham dan pada akhirnya dapat tercermin dalam nilai PER. Oleh karena itu, penelitian mengenai pengaruh kebijakan dividen dan kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan menjadi penting untuk dilakukan, khususnya pada PT Unilever Indonesia Tbk yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri barang konsumsi dan telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada PT Unilever Indonesia Tbk, menganalisis pengaruh kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan pada PT Unilever Indonesia Tbk, serta menganalisis pengaruh kebijakan dividen dan kebijakan hutang secara bersama-sama terhadap nilai perusahaan. Rumusan masalah penelitian berfokus pada apakah kebijakan dividen dan kebijakan hutang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan, baik secara parsial maupun secara simultan. Tujuan tersebut disusun berdasarkan permasalahan penelitian yang terdapat dalam skripsi, yaitu untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan data perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode penelitian 2016–2025. Pemilihan periode tersebut dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan dalam kurun waktu sepuluh tahun. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas kebijakan dividen sebagai variabel X1 yang diproksikan dengan Dividend Yield (DY) dan kebijakan hutang sebagai variabel X2 yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Sementara itu, variabel dependen yaitu nilai perusahaan sebagai variabel Y diproksikan dengan Price Earning Ratio (PER). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan variabel penelitian dari sumber data yang digunakan dalam penelitian. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis pendahuluan, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen secara parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Struktur analisis tersebut sesuai dengan metode analisis yang digunakan dalam skripsi. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil pengujian terhadap masing-masing variabel independen. Hasil uji t menunjukkan bahwa kebijakan dividen yang diukur dengan Dividend Yield (DY) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Price Earning Ratio (PER). Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai t hitung sebesar -0,542 dan nilai signifikansi sebesar 0,605. Jika dibandingkan dengan tingkat signifikansi 0,05, maka nilai signifikansi 0,605 lebih besar dari 0,05. Selain itu, nilai absolut t hitung sebesar 0,542 lebih kecil dibandingkan dengan t tabel sebesar 2,365. Dengan demikian, H₀ diterima dan H₁ ditolak. Artinya, kebijakan dividen tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode penelitian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan Dividend Yield selama periode penelitian belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai perusahaan. Dengan kata lain, peningkatan atau penurunan Dividend Yield tidak secara langsung menyebabkan peningkatan atau penurunan nilai perusahaan secara signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dalam periode penelitian, nilai perusahaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya dividen yang diberikan kepada pemegang saham. Terdapat kemungkinan bahwa investor juga mempertimbangkan faktor-faktor lain dalam memberikan penilaian terhadap perusahaan. Namun, penelitian ini hanya menguji kebijakan dividen yang diproksikan dengan Dividend Yield sehingga faktor lain tersebut berada di luar ruang lingkup model penelitian. Selanjutnya, hasil pengujian terhadap kebijakan hutang menunjukkan bahwa kebijakan hutang yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar -0,683 dengan nilai signifikansi sebesar 0,516. Nilai absolut t hitung sebesar 0,683 lebih kecil daripada t tabel sebesar 2,365, sedangkan nilai signifikansi 0,516 lebih besar daripada 0,05. Berdasarkan kriteria pengujian tersebut, H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan hutang tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode penelitian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan tingkat Debt to Equity Ratio belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai perusahaan. Kenaikan maupun penurunan tingkat hutang relatif terhadap ekuitas tidak secara langsung menyebabkan perubahan nilai perusahaan secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan hutang dalam struktur pendanaan perusahaan selama periode penelitian belum menjadi faktor yang secara signifikan menentukan nilai perusahaan berdasarkan model penelitian yang digunakan. Pengujian selanjutnya dilakukan untuk mengetahui apakah kebijakan dividen dan kebijakan hutang secara bersama-sama berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil uji F, diperoleh nilai F hitung sebesar 0,299 dengan nilai signifikansi sebesar 0,750. Nilai signifikansi tersebut lebih besar daripada 0,05. Selain itu, F hitung lebih kecil dibandingkan dengan F tabel, yaitu 0,299 < 4,74. Dengan demikian, H₀ diterima dan Ha ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara simultan kebijakan dividen dan kebijakan hutang tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk pada periode penelitian. Dengan demikian, hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa baik kebijakan dividen maupun kebijakan hutang tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan, baik ketika diuji secara parsial maupun ketika diuji secara bersama-sama. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan nilai perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode penelitian tidak dapat dijelaskan secara signifikan hanya berdasarkan perubahan Dividend Yield dan Debt to Equity Ratio dalam model penelitian ini. Oleh karena itu, terdapat faktor-faktor lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian yang kemungkinan lebih berperan dalam menjelaskan perubahan nilai perusahaan. Berdasarkan hasil koefisien determinasi yang tercantum dalam penelitian, kemampuan variabel kebijakan dividen dan kebijakan hutang dalam menjelaskan nilai perusahaan masih terbatas, sedangkan sebagian besar variasi nilai perusahaan dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dalam dokumen penelitian disebutkan bahwa variabel kebijakan dividen dan kebijakan hutang hanya menjelaskan sebagian kecil perubahan nilai perusahaan, sementara sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Berdasarkan keseluruhan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, kebijakan hutang tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dan kebijakan dividen serta kebijakan hutang secara simultan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa keputusan mengenai pembagian dividen dan penggunaan hutang belum menjadi faktor yang secara signifikan memengaruhi nilai perusahaan selama periode penelitian. Oleh karena itu, manajemen perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi nilai perusahaan serta mempertimbangkan kondisi perusahaan dan perkembangan pasar dalam menentukan kebijakan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara akademis maupun praktis. Secara akademis, penelitian ini dapat menjadi tambahan referensi dalam bidang manajemen keuangan, khususnya mengenai hubungan antara kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam mengevaluasi kebijakan keuangan serta bagi investor dalam melakukan analisis terhadap perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. Manfaat tersebut sejalan dengan tujuan penelitian yang diarahkan untuk memberikan kontribusi bagi literatur keuangan dan menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen maupun investor.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan Dividen, Dividend Yield, Kebijakan Hutang, Debt to Equity Ratio, Nilai Perusahaan, Price Earning Ratio, PT Unilever Indonesia Tbk. |
| Subjects: | Economic > Economy Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 00:19 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 00:19 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7848 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
