FERNANDEZ, Anna Sintya (2026) DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ABORSI. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (878kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (575kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf Download (104kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Deskripsi Tentang Motif, Modus, dan Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi.” Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) apa motif pelaku melakukan tindak pidana aborsi; (2) bagaimana modus operandi yang digunakan pelaku dalam melakukan tindak pidana aborsi; dan (3) bagaimana akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana aborsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindak pidana aborsi, modus operandi yang digunakan pelaku tindak pidana aborsi, serta akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana aborsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan sifat penelitian deskriptif dan variabel bebas yaitu motif,modus dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidan aborsi dan varaibel terikat yaitu putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan literatur yang berkaitan dengan tindak pidana aborsi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan seluruh bahan hukum dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh gambaran mengenai motif, modus operandi, dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana aborsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif pelaku melakukan tindak pidana aborsi umumnya dipengaruhi oleh faktor hamil diluar nikah, takut ketahuan dan takut terhadap tanggapan orang. Modus operandi yang digunakan pelaku tindak pidana aborsi dengan cara mengkonsumsi obat - obatan, minuman bersoda dan ke dukun. Akibat hukum terhadap pelaku berupa pidana penjara, denda dan pembebanan biaya perkara, sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang penjatuhannya didasarkan pada tingkat kesalahan pelaku, akibat yang ditimbulkan, serta pertimbangan hukum hakim berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Motif, Modus Operandi, Akibat Hukum, Tindak Pidana Aborsi |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 30 Aug 2026 12:27 |
| Last Modified: | 30 Aug 2026 12:27 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7830 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
