PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR KOMBINASI DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L)

MBORU, Jenet Dehi (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR KOMBINASI DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 Cover dan lembar pengesahan Jenet Mboru.docx.pdf

Download (322kB)
[img] Text
2 Abstrak.pdf

Download (122kB)
[img] Text
3 Bab l.pdf

Download (121kB)
[img] Text
4 Bab ll.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)
[img] Text
5 Bab lll jenett mboru.pdf
Restricted to Registered users only

Download (121kB)
[img] Text
6 Bab 4 Jenet Mboru.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] Text
7 Bab 5 jenet mboru.pdf

Download (81kB)
[img] Text
8 Bibliografi (Daftar pustaka) jenett mboru.pdf

Download (98kB)
[img] Text
9 Lampiran Jenet Mboru.pdf

Download (885kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) kombinasi daun gamal (Gliricidia sepium) dan daun kelor (Moringa oleifera) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.), serta menentukan konsentrasi terbaik yang memberikan pertumbuhan dan hasil optimal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juli 2026 di Laboratorium Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (50 mL POC + 50 mL air), P2 (60 mL POC + 40 mL air), dan P3 (65 mL POC + 35 mL air), masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah bunga, dan jumlah polong. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT (LSD) taraf 5% pada parameter yang menunjukkan pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kombinasi daun gamal dan daun kelor berpengaruh nyata terhadap diameter batang (Sig. = 0,001 < 0,05) dan jumlah bunga (Sig. = 0,004 < 0,05), sedangkan tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah polong tidak menunjukkan pengaruh nyata (Sig. > 0,05). Hasil uji lanjut BNT (LSD) taraf 5% menunjukkan adanya perbedaan antar perlakuan pada diameter batang dan jumlah bunga, dengan perlakuan P3 (65 mL POC + 35 mL air) memberikan nilai rata-rata tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Secara keseluruhan, perlakuan P3 memberikan nilai rata-rata pertumbuhan dan hasil tanaman buncis yang paling tinggi dibandingkan perlakuanlainnya. Dengan demikian, P3 merupakan konsentrasi POC yang paling optimal berdasarkan nilai rata-rata dalam mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pupuk organik cair, daun gamal, daun kelor, buncis.
Subjects: L Education > Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 29 Aug 2026 04:46
Last Modified: 29 Aug 2026 04:46
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7829

Actions (login required)

View Item View Item