KASE, Ardiana (2026) EDIBLE PORTION IKAN TUNA (Thunnus albacares) HASIL PRODUKSI PT. ERA MANDIRI CEMERLANG OEBA KUPANG NTT. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
01_Cover_sd_DaftarGambar.pdf Download (628kB) |
|
|
Text
02_Ringkasan_dan_Summary.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
03_BAB_I_Pendahuluan.pdf Download (23kB) |
|
|
Text
04_BAB_II_Tinjauan_Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
05_BAB_III_Metodologi_Penelitian.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) |
|
|
Text
06_BAB_IV_Hasil_dan_Pembahasan.pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) |
|
|
Text
07_BAB_V_Penutup.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
08_Daftar_Pustaka.pdf Download (135kB) |
Abstract
Ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dimanfaatkan dalam industri pengolahan hasil perikanan, salah satunya dalam bentuk produk tuna loin beku. Efisiensi pemanfaatan bahan baku menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengolahan tuna karena berhubungan dengan produktivitas dan nilai ekonomi produk. Salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui tingkat efisiensi pemanfaatan bahan baku adalah edible portion, yaitu persentase bagian ikan yang dapat dimanfaatkan sebagai produk utama dibandingkan dengan berat ikan . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis edible portion dan non-edible portion ikan tuna (Thunnus albacares) pada proses pengolahan loin di PT. Era Mandiri Cemerlang. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 20 ekor ikan tuna yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi berat ikan , berat loin, persentase edible portion, berat non-edible portion, dan persentase non-edible portion. Persentase edible portion dihitung berdasarkan perbandingan berat loin dengan berat ikan, sedangkan non-edible portion merupakan bagian ikan yang tidak menjadi produk utama. Hasil penelitian menunjukkan berat ikan tuna yang diamati berkisar antara 31–60 kg dengan rata-rata 44,65 kg. Rata-rata berat loin yang dihasilkan sebesar 25,22 kg. Nilai edible portion berkisar antara 49,93 59,65% dengan rata-rata sebesar 56,64%. Sementara itu, rata-rata non-edible portion sebesar 43,36% atau sekitar 19,43 kg per ekor.Perbedaan nilaiedible portion dipengaruhi oleh karakteristik tubuh ikan, proporsi kepala, tulang, kulit, serta ketelitian dalam proses cutting, loining, dan trimming. Selain itu, keterampilan tenaga kerja juga berperan dalam menentukan efisiensi pemanfaatan daging ikan. Bagian non-edible portion yang terdiri atas kepala, kulit, tulang, sirip, jeroan, dan dark meat masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah, seperti tepung ikan, minyak ikan, kolagen, gelatin, dan protein hidrolisat. Pemanfaatan hasil samping tersebut dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil pengolahan sekaligus mendukung penerapan konsep zero waste processing. edible portion ikan tuna pada proses pengolahan loin di PT. Era Mandiri Cemerlang memiliki rata-rata sebesar 56,64%, sedangkan non-edible portion sebesar 43,36%. Efisiensi proses pengolahan tidak hanya dipengaruhi oleh berat ikan, tetapi juga oleh teknik pemotongan, proses loining dan trimming, serta keterampilan operator. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan pengawasan proses secara berkala, pelatihan operator, penerapan SOP secara konsisten, serta pemanfaatan hasil samping secara optimal untuk meningkatkan efisiensi dan nilai ekonomi pengolahan ikan tuna.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ikan tuna, Thunnus albacares, edible portion, non-edible portion, loin, efisiensi pengolahan. |
| Subjects: | T Technology > Fishery Technology |
| Divisions: | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 04:28 |
| Last Modified: | 22 Aug 2026 04:28 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
