LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii VARIETAS COKLAT YANG DIBUDIDAYAKAN MENGGUNAKAN METODE ANACONDA DI PERAIRAN KOLBANO KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN

MANGNGI, Lasarus P. S. M. (2026) LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii VARIETAS COKLAT YANG DIBUDIDAYAKAN MENGGUNAKAN METODE ANACONDA DI PERAIRAN KOLBANO KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf

Download (727kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (107kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (115kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (102kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (120kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (191kB)

Abstract

Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu komoditas unggulan pada sektor kelautan dan perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena karaginan yang terkandung dalam rumput laut tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku kegiatan industri seperti makanan, kosmetik, farmasi, dan lain-lain. Perairan Kolbano memiliki karakteristik oseanografi yang mendukung kegiatan budidaya rumput laut, antara lain perairan yang relatif jernih, sirkulasi arus yang cukup baik, salinitas yang stabil, serta intensitas cahaya matahari yang tinggi sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju pertumbuhan rumput laut varietas coklat yang dibudidaya menggunakan metode anakonda di Pantai Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan oktober 2025. Metode yang digunakan pada peneilitian ini adalah metode eksperimen dan pengukuran langsung di lapangan. Metode budidaya rumput laut yang digunakan yaitu metode anakonda. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 45 sampel, dengan berat awal sampel rumput laut yang diukur 100 gram di dalam jaring anakonda dengan padat penebaran yang berbeda. Lama budidaya rumput laut 6 minggu, Penimbangan dilakukan sekali seminggu dengan jenis rumput laut yaitu Kappaphycus alvarezii varietas coklat dan varietas hijau. Parameter Penelitian menyimpulkan bahwa laju pertumbuhan rumput laut di lokasi penelitian mengalami kenaikan dan penurunan yang dipengaruhi oleh faktor eksternal/lingkungan dan faktor internal. Pertumbuhan Kappaphycus alvarezii di dua daerah yang berbeda yang yaitu sub tidal dan intertidal Pertambahan berat, pertumbuhan harian, laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan pertumbuhan mutlak pada stasiun sub tidal secara konsisten lebih tinggi dibandingkan stasiun intertidal Seluruh parameter kualitas lingkungan perairan (suhu, salinitas, arus, kecerahan, pH, dan DO) pada kedua stasiun secara umum masih berada dalam kisaran yang layak untuk mendukung pertumbuhan Kappaphycus alvarezii, meskipun parameter suhu, arus, dan DO pada stasiun intertidal cenderung berada pada atau melampaui batas atas kisaran optimal akibat pengaruh dinamika pasang surut. utama yang diukur pada penelitian ini yaitu bobot rumput laut yang ditimbang setiap satu minggu sekali. Analisis data meliputi Pertumbuhan Harian, Pertumbuhan Spesifik dan Pertumbuhan Mutlak

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kappaphycus alvarezii, Metode Anakonda, Pertumbuhan Spesifik, Pertumbuhan Mutlak,
Subjects: V Naval Science > V Naval Science (General)
T Technology > Fishery
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumber Daya Perairan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 22 Aug 2026 04:15
Last Modified: 22 Aug 2026 04:15
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7746

Actions (login required)

View Item View Item