PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE ANACONDA DI PERAIRAN DESA TABLOLONG, KECAMATAN KUPANG BARAT, KABUPATEN KUPANG

UN, Maria Anjela Tiara (2026) PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii MENGGUNAKAN METODE ANACONDA DI PERAIRAN DESA TABLOLONG, KECAMATAN KUPANG BARAT, KABUPATEN KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (853kB)
[img] Text
2 RINGKASAN & SUMMARY.pdf

Download (170kB)
[img] Text
3 BAB I.pdf

Download (304kB)
[img] Text
4 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[img] Text
5 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (650kB)
[img] Text
6 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text
7 BAB V.pdf

Download (251kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (319kB)

Abstract

Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya bernilai ekonomis yang banyak dikembangkan oleh masyarakat pesisir, termasuk di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Budidaya rumput laut di wilayah tersebut umumnya menggunakan metode long line dan lepas dasar, namun masih menghadapi berbagai kendala, antara lain kerusakan dan kehilangan thallus akibat serangan herbivora, rumput laut yang terlepas dari tali budidaya, serta penempelan organisme pengganggu yang dapat meningkatkan risiko penyakit. Metode Anaconda merupakan salah satu inovasi budidaya yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap rumput laut sekaligus mendukung pertumbuhan melalui sirkulasi air dan pemanfaatan nutrien yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan menggunakan metode Anaconda di perairan Desa Tablolong. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot Kappaphycus alvarezii meningkat secara konsisten selama masa pemeliharaan (49 hari), dari 100 gram pada awal penelitian menjadi rata-rata 578,1 gram pada minggu VII. Pertumbuhan harian rendah terjadi pada minggu I dan II, masing-masing sebesar 21,6 gram dan 51,2 gram, kemudian meningkat lebih besar mulai minggu III hingga minggu VII. Nilai pertumbuhan spesifik (SGR) Kappaphycus alvarezii mengalami peningkatan secara konsisten dari minggu I hingga minggu VII, yaitu dari 2,79% menjadi 25,07%. Peningkatan paling tinggi terjadi pada minggu III–VII, yang menunjukkan pertumbuhan semakin cepat selama masa pemeliharaan. Nilai pertumbuhan mutlak berturut-turut sebesar 21,6 gram pada minggu I, 51,2 gram pada minggu II, 147,8 gram pada minggu III, 252,3 gram pada minggu IV, 319,9 gram pada minggu V, 388,7 gram pada minggu VI, dan mencapai 478,1 gram pada minggu VII. Kondisi lingkungan selama penelitian relatif mendukung pertumbuhan K. alvarezii, dengan suhu rata-rata 30°C, salinitas 30‰, pH 7,8, dan kecepatan arus 0,23 m/detik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kappaphycus alvarezii, metode anaconda, pertumbuhan rumput laut
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumber Daya Perairan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 22 Aug 2026 02:27
Last Modified: 22 Aug 2026 02:27
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7733

Actions (login required)

View Item View Item