IMPLEMENTASI LITURGI BULAN BUDAYA DI JEMAAT GMIT EFATA GELITING, KLASIS FLORES-LEMBATA: ANALISIS KONTRIBUSI TERHADAP PENGUATAN IDENTITAS BERGEREJA KONTEKSTUAL

DE HAAN, Arly E. M. and LA’A, Hani Halan and NEONUFA, Russal Reindy (2020) IMPLEMENTASI LITURGI BULAN BUDAYA DI JEMAAT GMIT EFATA GELITING, KLASIS FLORES-LEMBATA: ANALISIS KONTRIBUSI TERHADAP PENGUATAN IDENTITAS BERGEREJA KONTEKSTUAL. IMPLEMENTASI LITURGI BULAN BUDAYA DI JEMAAT GMIT EFATA GELITING, KLASIS FLORES-LEMBATA: ANALISIS KONTRIBUSI TERHADAP PENGUATAN IDENTITAS BERGEREJA KONTEKSTUAL, 1 (1). ISSN 2722-4473 : 2722-5992

[img] Text
Laporan Akhir Penelitian - Template Bonafide.pdf

Download (312kB)
Official URL: http://jurnal.sttissiau.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Liturgi Bulan Budaya di Jemaat GMIT Efata Geliting sebagai bentuk inkulturasi liturgis dalam konteks gereja Protestan di Nusa Tenggara Timur. Fokus penelitian mencakup struktur pelaksanaan, implementasi unsur budaya lokal, dinamika jemaat, serta dampak spiritual dan pastoral bagi umat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi liturgi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liturgi Bulan Budaya di Geliting tidak sekadar menghadirkan simbol-simbol kebudayaan, tetapi menjadi ruang dialog antara iman Kristen dan tradisi budaya lokal. Unsur-unsur seperti bahasa daerah, musik tradisional, tarian, ornamen adat, dan persembahan pangan lokal berfungsi sebagai medium teologis yang memungkinkan jemaat mengalami iman melalui identitas budaya mereka Meskipun demikian, penelitian menemukan bahwa tingkat pendalaman teologis dalam implementasi budaya masih bervariasi. Beberapa unsur budaya digunakan secara estetis dan fungsional, bukan sebagai sarana penafsiran teologi secara eksplisit. Tantangan lainnya mencakup keterbatasan sumber daya manusia, perlengkapan budaya, keragaman latar belakang etnis jemaat, dan melemahnya pengetahuan budaya generasi muda. Meski terdapat hambatan, pelaksanaan Liturgi Bulan Budaya terbukti menjadi sarana pembentukan spiritualitas kontekstual, memperkuat identitas budaya jemaat, dan menciptakan ruang ibadah yang inklusif, dialogis, dan relevan dengan konteks umat.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: inkulturasi, liturgi, budaya lokal, GMIT
Subjects: Theology > Christian Theology
Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Steven B. R. Waang
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:02
Last Modified: 12 Aug 2026 03:02
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7595

Actions (login required)

View Item View Item