DESKRIPSI TENTANG FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM LINGKUP KELUARGA SERTA MODUS DAN AKIBAT HUKUMNYA

MOSAKU, Max Wiliyanto (2026) DESKRIPSI TENTANG FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM LINGKUP KELUARGA SERTA MODUS DAN AKIBAT HUKUMNYA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER-PENGESAHAN, dll.pdf

Download (388kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (104kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (213kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf

Download (77kB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (78kB)
[img] Text
8. RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (56kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab, modus operandi, serta akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti dalam tindak pidana pencurian yang terjadi dalam lingkup keluarga sebagaimana diatur dalam Pasal 367 ayat (2) KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus terhadap lima putusan Pengadilan Negeri yang telah berkekuatan hukum tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya pencurian dalam lingkup keluarga bersifat gabungan antara faktor ekonomi, seperti desakan kebutuhan hidup dan perilaku konsumtif yang menyimpang, dengan faktor sosial berupa longgarnya pengawasan yang timbul dari rasa percaya dalam hubungan keluarga. Modus operandi pada umumnya memanfaatkan akses dan kepercayaan yang melekat pada kedudukan pelaku sebagai anggota keluarga korban untuk mengambil barang secara diam-diam, yang kemudian dijual atau digadaikan kepada pihak lain. Akibat hukum yang dijatuhkan berupa pidana penjara yang bervariasi antara 9 (sembilan) bulan hingga 1 (satu) tahun 9 (sembilan) bulan, bergantung pada sikap pelaku selama persidangan, ada tidaknya pengulangan perbuatan, dan ada tidaknya upaya penyelesaian secara kekeluargaan, dengan kedudukan Pasal 367 ayat (2) KUHP sebagai delik aduan yang tidak menghapuskan sifat melawan hukum dari perbuatan mengambil barang milik anggota keluarga tanpa izin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pencurian dalam keluarga, putusan hakim, delik aduan, Pasal 367 KUHP
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 12 Aug 2026 00:56
Last Modified: 12 Aug 2026 00:56
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7586

Actions (login required)

View Item View Item