RAFAEL, Hector Ricco (2026) DESKRIPSI PENERAPAN RESTORAVE JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA PENGEROYOKAN (STUDI KASUS POLSEK KUPANG TIMUR KAB. KUPANG). Undergraduate thesis, Artha Wacana Chistian University.
|
Text
1. COVER,PENGESAHN DLL.pdf Download (417kB) |
|
|
Text
2.ABSTRAK.pdf Download (85kB) |
|
|
Text
3.BAB 1.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
4.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (165kB) |
|
|
Text
5.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (423kB) |
|
|
Text
6.BAB IV.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
7.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (112kB) |
Abstract
Deskripsi Penerapan Restorative Justice terhadap Tindak Pidana Pengeroyokan (Studi Kasus Polsek Kupang Timur, Kabupaten Kupang)." Penelitian ini berjudul "Deskripsi Penerapan Restorative Justice terhadap Tindak Pidana Pengeroyokan (Studi Kasus Polsek Kupang Timur, Kabupaten Kupang). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan penyelesaian perkara tindak pidana pengeroyokan, di mana sebagian perkara diselesaikan melalui pendekatan Restorative Justice, sedangkan sebagian lainnya tetap dilanjutkan ke tahap penuntutan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa terdapat perkara tindak pidana pengeroyokan yang diselesaikan melalui Restorative Justice dan mengapa terdapat perkara yang tetap diproses hingga tahap penuntutan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kapolsek, Kanit Reskrim, penyidik, korban, pelaku, serta pihak pemerintah yang berkaitan dengan penanganan perkara pengeroyokan di wilayah hukum Polsek Kupang Timur. Selain itu, penelitian ini didukung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Restorative Justice terhadap tindak pidana pengeroyokan di Polsek Kupang Timur tidak dilakukan terhadap seluruh perkara, melainkan secara selektif berdasarkan pemenuhan persyaratan formil dan materiil sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021. Perkara dapat diselesaikan melalui Restorative Justice apabila terdapat kesepakatan damai antara korban dan pelaku, pelaku mengakui kesalahan serta bersedia bertanggung jawab, akibat tindak pidana tidak tergolong berat, dan perkara tidak menimbulkan konflik sosial maupun keresahan masyarakat. Sebaliknya, perkara yang mengakibatkan luka berat, tidak tercapai perdamaian, pelaku tidak menunjukkan itikad baik, atau menimbulkan dampak yang luas terhadap ketertiban umum tetap diproses melalui mekanisme peradilan pidana hingga tahap penuntutan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian tindak pidana pengeroyokan di Polsek Kupang Timur telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan mempertimbangkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Perbedaan penyelesaian perkara bukan merupakan bentuk diskriminasi dalam penegakan hukum, melainkan didasarkan pada karakteristik masing-masing perkara, terpenuhinya syarat hukum, alat bukti, serta kondisi konkret yang ditemukan dalam proses penyidikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Restorative Justice, Tindak Pidana Pengeroyokan,Penuntutan, Polsek Kupang Timur. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 02:58 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 02:58 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
