DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2013

DAMI, David Martin (2026) DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2013. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1, COVER, PENGESAHAN, dll.pdf

Download (356kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (158kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (276kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (91kB)
[img] Text
8. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (100kB)

Abstract

Praktik tindak pidana perusakan hutan, khususnya pengangkutan hasil hutan secara ilegal (illegal logging), merupakan kejahatan yang merusak ekosistem dan merugikan keuangan negara. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dibentuk sebagai instrumen hukum untuk menindak tegas para pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengangkutan hasil hutan; (2) menguraikan tata cara atau modus operandi para pelaku dalam melakukan pengangkutan hasil hutan tanpa izin; serta (3) mengkaji akibat hukum dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan terhadap pelaku dan barang bukti berdasarkan analisis putusan pengadilan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif (doctrinal legal research) dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta 5 (lima) sampel Putusan Pengadilan Negeri (Putusan No. 28/Pid.Sus/2017/PN Nga, Putusan No. 37/Pid.Sus/2015/PN.Kpn, Putusan No. 120/Pid.Sus/2017/PN.Sgr, Putusan No. 336/Pid.Sus/2017/PN.BJB, dan Putusan No. 792/Pid.Sus/2014/PN.Kpn). Bahan hukum sekunder dan tersier diperoleh melalui studi pustaka. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menguraikan konsep, norma, serta penerapan pertimbangan hukum hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengangkutan yaitu : (a.) Terdakwa menggunakan untuk membangun rumah dan membangun sanggar ( Pura ) dan membangun warung.(b) Adanya faktor ekonomi. (c) Mendapat informasi dan ditindak lanjuti untuk melakukan penyanggongan (jebakan). (2) Cara pelaku melakukan tindak pidana pengangkutan hasil hutan: (a) Terdakwa menggunakan gergaji mesin untuk menebang pohon. (b) Terdakwa menggunakan sepeda motor dan sebuah jenis truck untuk mengangkut kayu. (c) Terdakwa juga menggunakan tali plastik untuk mengikat kayu. (3) Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana pengangkutan hasil hutan terhadap pelaku dan barang bukti (a) Terdakwa dipidana penjara. (b) Terdakwa membayar biaya perkara. (c) Barang bukti berupa kayu jenis hutan berbagai ukuran, gergaji mesin ( sensor) sepeda motor, dan satu 1 unit truck dirampas untuk negara. (d) Barang yang dimusnahkan: berupa kapak,dan tiga buah tali plastik

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Putusan Hakim, Tindak Pidana, Pengangkutan Hasil Hutan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 09 Aug 2026 13:45
Last Modified: 09 Aug 2026 13:45
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7503

Actions (login required)

View Item View Item