DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PERBUATAN MELAWAN HUKUM KEPEMILIKAN TANAH

FOEH, Stefhaldy Karel (2026) DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PERBUATAN MELAWAN HUKUM KEPEMILIKAN TANAH. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER-PENGESAHAN, dll.pdf

Download (364kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (81kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (302kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (91kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (119kB)
[img] Text
9. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (85kB)

Abstract

Rumusan masalah yang penulis teliti adalah: (1) Mengapa Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menolak gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah? Dan (2) Mengapa Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan sebagian dari penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah? Tujuan penelitian ini adalah. (1) Untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menolak gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah. Dan (2) Untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan sebagian dari penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil dalam penelitian ini adalah alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menolak gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah. Karena majelis hakim menilai bahwa bukti berupa surat keterangan penguasaan tanah tersebut kehilangan kekuatan pembuktian karena pejabat yang tercantum sebagai penandatangannya menyangkal tanda tangan tersebut di persidangan, dan penggugat tidak dapat membuktikan haknya. Sedangkan Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan sebagian dari penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah. Karena bukti-bukti yang diajukan penggugat, termasuk surat keterangan penguasaan tanah dan keterangan para saksi mengenai batas-batas tanah, telah cukup menunjukan bahwa objek sengketa merupakan milik penggugat dan para tergugat menguasai dan menggunakan tanah tersebut tanpa persetujuan penggugat merupakan perbuatan melawan hukum. Variable penelitian yang digunakan adalah variable bebas dan variable terikat. Variable bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menolak gugatan penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah sedangkan Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan sebagian dari penggugat dalam sengketa kepemilikan tanah. Variable terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim dalam sengketa perbuatan melawan hukum kepemilikan tanah. Saran dalam penelitian ini adalah, agar para pihak yang berperkara menyiapkan alat bukti yang sah dan memiliki kekuatan pembuktian yang kuat sebelum mengajukan gugatan. Masyarakat juga perlu melengkapi bukti kepemilikan tanah melalui sertifikat hak atas tanah guna memperoleh kepastian hukum. Selain itu, aparat pemerintah yang berwenang menerbitkan dokumen pertanahan hendaknya menerapkan administrasi yang tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mencegah timbulnya sengketa. Hakim juga diharapkan tetap melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap seluruh alat bukti agar putusan yang dihasilkan memenuhi asas kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perbuatan Melawan Hukum, Sengketa, Kepemilikan Tanah
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 08 Aug 2026 02:17
Last Modified: 08 Aug 2026 02:17
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7472

Actions (login required)

View Item View Item