MAUPADA, Claudia Floresti (2026) DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM USULAN PERGANTIAN ANTAR WAKTU ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (692kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (374kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
9. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf Download (84kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan terjadinya sengketa Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD serta menganalisis pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 9/Pdt.Sus-Parpol/2017/PN Lbj, Putusan Kasasi Nomor 1343 K/Pdt.Sus-Parpol/2017, dan Putusan Peninjauan Kembali Nomor 156 PK/Pdt.Sus-Parpol/2018.Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analitis yang menggabarkan secara sistematis akta-fakta hukum, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta pertimbangan hakim dalam penyelengsaian sengketa Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD, penelitian ini menggunakan bahan hukum sebagai sumber penelitian yang terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier.Variabel penelitian dibagi menjadi variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian i ni adalah alasan terjadinya sengketa PAW dan pertimbangan hakim dalam dalam memeriksa perkara, sedangkan variabel terikatnya adalah putusan hakim dalam penyelesaian sengketa kepengurusan partai politk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa PAW timbul akibat perbedaan pandangan antara penggugat dan pengurus partai mengenai mekanisme pemberhentian anggota partai dan anggota DPRD. Hakim pada tingkat Pengadilan Negeri, Kasasi, dan Peninjauan Kembali menilai bahwa perkara tersebut merupakan sengketa internal partai politik yang harus terlebih dahulu diselesaikan melalui Mahkamah Partai, sehingga gugatan dinyatakan tidak dapat diterima. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah agar partai politik melaksanakan mekanisme PAW secara transparan dan sesuai dengan AD/ART, serta setiap sengketa internal diselesaikan terlebih dahulu melalui lembaga partai sebelum diajukan ke pengadilan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pergantian Antar Waktu (PAW), Partai Politik, Mahkamah Partai, Sengketa Internal Partai |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:40 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:40 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7427 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
