RITUAL ETA ATE RANGA "RITUAL ETA ATE RANGA DALAM PERSPEKTIF KRITIK TEOLOGIS: REFLEKSI IMAN GKS JEMAAT KATURA CABANG KALIMBU KOMI.”

KONDI, Richardo Kalola (2026) RITUAL ETA ATE RANGA "RITUAL ETA ATE RANGA DALAM PERSPEKTIF KRITIK TEOLOGIS: REFLEKSI IMAN GKS JEMAAT KATURA CABANG KALIMBU KOMI.”. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (573kB)
[img] Text
2 ASBTRAK.pdf

Download (77kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (208kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[img] Text
7 PENUTUP.pdf

Download (271kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (137kB)
[img] Text
9 LAMPIRAN.pdf

Download (166kB)

Abstract

Ritual Eta Ate Ranga merupakan salah satu tradisi dalam kepercayaan Marapu yang masih dipraktikkan oleh sebagian masyarakat di Loura, termasuk oleh sebagian anggota GKS Jemaat Katura Cabang Kalimbu Komi. Dalam ritual ini, hati hewan kurban dibaca untuk memperoleh petunjuk mengenai penyebab penyakit, kemalangan, maupun persoalan hidup yang diyakini berkaitan dengan roh leluhur. Keberadaan praktik tersebut menunjukkan adanya ketegangan antara pengakuan iman Kristen dengan pengaruh kepercayaan tradisional yang masih bertahan dalam kehidupan jemaat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ritual Eta Ate Ranga, menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ritual tersebut tetap dipraktikkan, serta mengkaji ritual tersebut melalui perspektif kritik teologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan menggunakan pemikiran Karl Barth mengenai otoritas wahyu Allah dalam Yesus Kristus sebagai dasar penilaian teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Eta Ate Ranga masih dipertahankan karena pengaruh budaya Marapu yang kuat, ikatan keluarga dan komunitas adat, kebutuhan akan kepastian dalam menghadapi persoalan hidup, serta pemahaman iman yang belum bertumbuh secara matang. Dari perspektif teologi Kristen, praktik ini bertentangan dengan pengakuan bahwa Kristus adalah satu-satunya sumber keselamatan, wahyu, dan kepastian hidup. Ketergantungan kepada ritual untuk memperoleh petunjuk, memperlihatkan adanya pergeseran kepercayaan dari otoritas firman Allah kepada praktik budaya. Oleh karena itu, gereja perlu memperkuat pembinaan iman yang kontekstual, menghargai nilai-nilai budaya yang tidak bertentangan dengan Injil, sekaligus menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya dasar iman dan pengharapan orang percaya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Eta Ate Ranga, Marapu, Karl Barth, kritik teologis, iman Kristen, GKS Katura Cabang Kalimbu Komi
Subjects: Theology > Christian Theology
Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 05 Aug 2026 06:12
Last Modified: 05 Aug 2026 06:12
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7387

Actions (login required)

View Item View Item