HELLE, Remon Efendi (2026) DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA: (Studi Putusan Nomor 823/Pid.Sus/2022/PN PLG). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (488kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (247kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (100kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (119kB) |
|
|
Text
9. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf Download (87kB) |
Abstract
Rumusan Masalah yang diangkat adalah : 1). Mengapa Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku Tindak Pidana Narkotika. 2). Mengapa Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Tujuan Penelitian adalah 1). Untuk mengetahui Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana narkotika. 2). Untuk mengetahui mengapa Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang dilakukan melalui kajian terhadap norma hukum, peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah: (Alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan dan alasan Hakim Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum), sedangkan variabel terikat adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena perbuatan para terdakwa memenuhi unsur-unsur dakwaan. alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap terdakwa II Jupperlius karena terdakwa mengalami gangguan kejiwaan. Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena Pengadilan Tinggi salah menerapkan huk um. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan, penulis mengajukan saran seb agai berikut: 1). Kepada Pelaku Tindak Pidana Narkotika, setelah menjalani proses hukum, pelaku diharapkan memiliki kesadaran untuk tidak mengulangi perbuatannya serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Selain itu, pelaku diharapkan dapat memperbaiki perilaku, menaati ketentuan hukum yang berlaku, serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. 2).Kepada Penegak Hukum, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, profesionalisme, dan integritas dalam menangani perkara tindak pidana narkotika, mulai dari tahap penyidikan, penuntutan, hingga pemeriksaan di persidangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putusan Hakim, Tindak Pidana Narkotika |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 03:06 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 03:06 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
