MINUM DENGAN BIJAK: SUATU TINJAUAN EKSEGETIS TERHADAP 1 TIMOTIUS 5:17-25 DAN RELEVANSINYA BAGI KEHIDUPAN PEMUDA KRISTEN DI JEMAAT GMIT IMANUEL FATUTETA, KLASIS KUPANG TIMUR

SAEFATU, Reni Yonita (2026) MINUM DENGAN BIJAK: SUATU TINJAUAN EKSEGETIS TERHADAP 1 TIMOTIUS 5:17-25 DAN RELEVANSINYA BAGI KEHIDUPAN PEMUDA KRISTEN DI JEMAAT GMIT IMANUEL FATUTETA, KLASIS KUPANG TIMUR. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (315kB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (156kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (250kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (243kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (509kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text
7 PENUTUP.pdf

Download (91kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (169kB)
[img] Text
9 LAMPIRAN.pdf

Download (317kB)

Abstract

Minuman keras merupakan salah satu persoalan yang dihadapi pemuda di Jemaat GMIT Imanuel Fatuteta, Klasis Kupang Timur. Dalam praktiknya, 1 Timotius 5:23 sering dijadikan dasar untuk membenarkan kebiasaan tersebut karena Paulus menasihati Timotius menggunakan sedikit anggur demi kesehatan. Anggur pada zaman Paulus dibuat melalui proses fermentasi buah anggur, yaitu sari buah anggur yang difermentasi sehingga menghasilkan minuman berkadar alkohol rendah dan umumnya dicampur dengan air. Berbeda dengan konteks di Jemaat GMIT Imanuel Fatuteta, pemuda lebih banyak mengonsumsi minuman beralkohol lokal, seperti sopi, yang dibuat dari nira lontar melalui proses fermentasi dan penyulingan sehingga kadar alkoholnya jauh lebih tinggi. Oleh sebab itu, anggur dalam 1 Timotius 5:23 tidak dapat disamakan dengan minuman keras yang dikonsumsi pemuda di Fatuteta. Penelitian ini bertujuan mengetahui latar belakang historis Surat 1 Timotius, menemukan kerygma dari 1 Timotius 5:17-25, serta menjelaskan relevansinya bagi kehidupan pemuda di Jemaat GMIT Imanuel Fatuteta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kritik historis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap 12 informan, dan studi kepustakaan yang berkaitan dengan Surat 1 Timotius serta etika Kristen mengenai penggunaan minuman beralkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Timotius 5:17-25 tidak dimaksudkan sebagai pembenaran untuk mengonsumsi minuman keras secara bebas. Kajian terhadap teks menemukan tiga kerygma utama, yaitu menghargai kepemimpinan yang setia, menggunakan minuman dengan bijaksana, dan hidup kudus di hadapan Allah. Nasihat Paulus kepada Timotius dalam ayat 23 harus dipahami dalam konteks kesehatan, tanggung jawab, penguasaan diri, dan kemurnian hidup orang percaya. Dengan demikian, relevansi teks ini bagi pemuda Kristen adalah menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab, mengendalikan diri, menghindari penyalahgunaan minuman beralkohol, serta hidup sesuai dengan nilai-nilai iman Kristen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Minuman keras, 1 Timotius 5:17-25, Pemuda, anggur, GMIT Imanuel Fatuteta.
Subjects: Theology > Christian Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 01 Aug 2026 01:34
Last Modified: 01 Aug 2026 01:34
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7278

Actions (login required)

View Item View Item