HIDUP SEBAGAI KELUARGA ALLAH DI TENGAH KERAGAMAN: SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP PENERAPAN TARA MITI TOMI NUKU, DI JEMAAT GMIT SILOAM NAILANG, KLASIS ALOR TIMUR LAUT.

MALMAU, Adelin (2026) HIDUP SEBAGAI KELUARGA ALLAH DI TENGAH KERAGAMAN: SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP PENERAPAN TARA MITI TOMI NUKU, DI JEMAAT GMIT SILOAM NAILANG, KLASIS ALOR TIMUR LAUT. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (257kB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (88kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (252kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[img] Text
7 BAB IV.pdf

Download (91kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (213kB)
[img] Text
9 LAMPIRAN.pdf

Download (260kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya penerapan nilai budaya Tara Miti Tomi Nuku dalam kehidupan bergereja di Jemaat GMIT Siloam Nailang, Klasis Alor Timur Laut. Nilai budaya tersebut sejak lama menjadi identitas masyarakat Alor yang menekankan persaudaraan, kesatuan hati, serta penghargaan terhadap perbedaan suku, bahasa, dan agama. Realitas kehidupan jemaat menunjukkan adanya konflik, renggangnya relasi sosial, serta berkurangnya penghayatan terhadap semangat kebersamaan sebagai keluarga Allah. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini berfokus pada tiga pokok persoalan, yaitu: (1) bagaimana konteks dan gambaran umum Jemaat GMIT Siloam Nailang, (2) bagaimana pemahaman jemaat tentang penerapan nilai Tara Miti Tomi Nuku dibaca melalui model Antropologis Stephen B. Bevans, dan (3) bagaimana merumuskan refleksi teologis terhadap penerapan nilai Tara Miti Tomi Nuku bagi kehidupan jemaat sebagai keluarga Allah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara teologis menggunakan Model Antropologis Bevans yang memandang budaya sebagai ruang kehadiran dan karya Allah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Tara Miti Tomi Nuku masih diakui sebagai identitas budaya yang penting oleh masyarakat dan jemaat, namun penerapannya dalam kehidupan bergereja belum sepenuhnya terwujud akibat konflik dan perpecahan yang pernah terjadi. Melalui perspektif teologis, nilai Tara Miti Tomi Nuku memiliki kesesuaian dengan konsep keluarga Allah karena sama-sama menekankan persaudaraan, penerimaan terhadap perbedaan, rekonsiliasi, dan hidup dalam kasih. Oleh karena itu, nilai budaya ini dapat direfleksikan dan diaktualisasikan kembali sebagai sarana kontekstual untuk memperkuat kehidupan persekutuan jemaat serta membangun identitas gereja sebagai keluarga Allah di tengah keragaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tara Miti Tomi Nuku, Keluarga Allah, Model Antropologis, Stephen B. Bevans, GMIT Siloam Nailang.
Subjects: Theology > Christian Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 31 Jul 2026 00:53
Last Modified: 31 Jul 2026 00:53
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7252

Actions (login required)

View Item View Item