NGGINAK, James (2025) LAPORAN AKHIR KERAPATAN JENIS LAMUN (SEAGRASS)& PERANAN LAMUN DALAM EKOSISTEM PESISIR DI PERAIRAN PANTAI OTAN PULAU SEMAU KABUPATEN KUPANG SKEMA PENELITIAN UNGGULAN UNIVERSITAS. Technical Report. Universitas Kristen Artha Wacana. (Submitted)
|
Text
Novi Ivonne Bullu-2025-Penelitian Universitas Novi Bullu (Laporan Akhir) (1) - NOVI BULLU.pdf Download (1MB) |
Abstract
Lamun juga penting bagi perikanan karena banyak jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomi penting yang hidup di lingkungan lamun. Pantai Otan terletak di Pulau Semau Kabupaten Kupang merupakan salah satu kawasan pesisir pantai yang memiliki ekosistem biota seperti ikan, rumput laut, trumbu karang dan lamun, hal ini didukung oleh kondisi substrat yang menunjang perkembangan dan pertumbuhan lamun. Substrat pada perairan pantai Otan terdiri atas substrat berlumpur, berpasir dan berbatu.Lamun di pantai otan cukup banyak dan belum diketahui jenis dan kerapatannya oleh karena itu , penelitian tentang lamun di pesisir pantai Otan ,Pulau semau Kebupaten Kupang sangat penting dilakukan dan menjadi data dasar bagi upaya pengelolaan dan pelestarian lamun nantinya dan bermanfaat dalam Ilmu biologi yang mempelajari tentang tumbuhan lamun dari morfologi,habitan dan peranan dalam interaksi ekologis. Tujuan penelitian :1.Untuk mengetahui Kerapatan dan jenis lamun di Pesisir Pantai Otan, Pulau Semau kabupaten kupang Untuk mengetahui Peranan lamun dalam Ekosistem Pesisir di Perairan Pantai otan Kecamatan Kabupaten Kupang, Penelitian ini akan dilaksanakan selama 3 bulan yaitu Agustus sampai dengan Oktober di Pan tai Otan Pulau semau kabupaten Kupang dengan menggunakan Metedo Line Transect yang dimodifikasi berdasarkan metode garis pantai berpetak ,Sedangkan teknik penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan area sampling, jenis-jenis Lamun (seagrass) Diperairan Pantai Otan Pulau Semau Kabupaten Kupang di temukan 3 spesies lamun yang di dapatkan yaitu Halophila ovalis, Syringgodium isoetifolium, dan Halodule uninervis dari 2 family hydrocharitaceae, potamogetonacea.Hasil perhitungan analisis data berdasarkan kerapatan jenis lamun yang diperolah yaitu Kerapatan jenis transek 1- 4 berkisar 0,2-0,3. Rata rata kerapatan jenis transek 1- transek 4 adalah 0,22-0,24. Kerapatan tertinggi berada pada transek 2 dengan nilai rata-rata 0,24. Kerapan jenis terendah berada pada transek 1, transek 3 dan transek 4 dengan nilai 0,22/ m².
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lamun, Ekosistem Pesisir, Pantai Otan |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | Steven B. R. Waang |
| Date Deposited: | 16 May 2026 07:11 |
| Last Modified: | 16 May 2026 07:11 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7069 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
