LEDO, Mellissa E.S. and RUPIDARA, Anggreini and BALLO, Apriliana and NGE, Sonya T. (2025) ANALISIS OTENTIKASI DAN FITOKIMIA TUMBUHAN BROTOWALI ASAL SABU RAIJUA SKEMA PENELITIAN PENELITIAN UNGGULAN FAKULTAS. Technical Report. Artha Wacana Christian University. (Submitted)
|
Text
LAPORAN AKHIR PENELITIAN UNGGULAN FAKULTAS_MELLISSA DKK_2024.pdf Download (5MB) |
Abstract
Tumbuhan brotowali diketahui memiliki khasiat obat, Batangnya dapat dimanfaatkan untuk rematik,memar, demam, merangsang, nafsumakan, sakit kuning, cacingan, dan batuk. Air rebusan daun brotowali sering dimanfaatkan untuk mencuci luka pada kulit atau gatal-gatal. Sedangkan rebusan daun dan batang brotowali dipergunakan untuk penyakit kencing manis. Terdapat 2 jenis tumbuhan berkhasiat obat di sabu raijua yang memiliki kemiripan morfologi dengan tumbuhan brotowali, yaitu tumbuhan yang memiliki nama daerah Puri raho dan Lorowawi eddu. DNA barcode sangat berharga dalam hal identifikasi spesies tumbuhan obat dibandingkan dengan identifikasi morfologi tradisional untuk konservasi dan pemanfaatan tumbuhan lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies tumbuhan Puri raho dan Lorowawi eddu dan menganalisis kandungan fitokimianya untuk mengembangkan obat herbal berbasis kearifan lokal masyarakat sabu raijua. Penelitian ini terdiri atas 2 tahap yaitu analisis DNA barcode menggunakan ITS2 dan identifikasi kandungan fitokimia (kuersetin) pada batang tumbuhan brotowali asal Sabu Raijua menggunakan metode kromatografi lapistipis (KLT) dan metode spektrofotometri. Otentikasi tumbuhan Puri raho dan Lorowawi eddu menggunakan buku kunci determinasi menunjukkan bahwa kedua tumbuhan ini termasuk dalamordo Ranunculales, perbandingan akar, batang dan daun dengan spesies Tinospora lainnya menunjukkan kemiripan antara puri rahodengan Tinosporacordifolia dan Lorowawi eddu dengan Tinosporamacrocarpa namun kedua tumbuhan asal Sabu Raijua ini tidak memiliki bunga, buah dan biji sehingga dilanjutkan dengan analisis molekuler menggunakan penanda DNAITS2 yang menunjukan tumbuhan Purirahome miliki persentase kemiripan DNA ITS2 sebesar 100% dengan Tinosporacrispavoucher ChenZDs.n. (PE) Sequence ID:KY365661.1, sedangkan Lorowawi eddu menunjukkan kemiripan DNAITS2 sebesar 99,17% dengan Tinospora smilacina voucherGray 8798 (MO) Sequence ID: KY365675.1 . Uji kualitatif kandungan kuersetin sebagai salah satu jenis flavanoid yang memiliki peran penting dalam pengobatan berbagai penyakit menunjukkan hasil positif dengan munculnya pita pada plat KLT dengan Rf 0,91 pada sampel dan larutan standar kuersetin, sedangkan uji spektrofotometri pada panjang gelombang maksimum 414 n menunjukkan kandungan kuersetin pada ekstrak batang Puri raho sebesar 99,24 ppm dan78,08 ppm pada ekstrak batang Lorowawi eddu.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tinospora,DNAbarcode,Kuersetin,Lorowawieddu,Puriraho,SabuRaijua |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | Steven B. R. Waang |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 04:10 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 04:10 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
