PENGARUH KONSETRASI NaOH TERHADAP KARAKTERISTIK KARAGENAN RUMPUT LAUT JENIS KAPPAPHYCUS ALVAREZII DARI SEMAU

TOBI, Yosef Ubun (2025) PENGARUH KONSETRASI NaOH TERHADAP KARAKTERISTIK KARAGENAN RUMPUT LAUT JENIS KAPPAPHYCUS ALVAREZII DARI SEMAU. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
COVER.pdf

Download (161kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (266kB)
[img] Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (18kB)
[img] Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB)
[img] Text
BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (148kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf

Download (155kB)

Abstract

Rumput laut Kappaphycus alvarezii di Nusa Tenggara Timur yang merupahkan penghasil utama karagenan. Kualitas karagenan sangat dipengaruhi oleh proses ekstraksi, khususnya konsentrasi alkali yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaoH terhadap karateristik fsiko-kimia karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan konsentrasi natrium hidroksida (NaOH) terhadap karakteristik karagenan yang diekstraksi dari rumput laut Kappaphycus alvarezii asal Semau, Nusa Tenggara Timur. Karagenan merupakan hidrokoloid bernilai ekonomi tinggi yang banyak digunakan dalam industri pangan dan nonpangan, sehingga kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses ekstraksi, khususnya konsentrasi larutan alkali. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - Mei 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan, yaitu variasi konsentrasi NaOH sebesar 6%, 9%, dan 12%, masing-masing diulang dua kali. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, kadar air, kadar abu, viskositas, dan kekuatan gel. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05) dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH berpengaruh nyata terhadap rendemen, kadar abu, viskositas, dan kekuatan gel, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Rendemen tertinggi diperoleh pada NaOH 12% sebesar 27,49%, sedangkan terendah pada NaOH 6% sebesar 12,88%. Kadar air berkisar antara 14,07–17,58%, dan kadar abu tertinggi terdapat pada NaOH 12% sebesar 33,09%. Viskositas tertinggi diperoleh pada NaOH 6% sebesar 27,59 cP, sedangkan kekuatan gel tertinggi dihasilkan pada NaOH 12% sebesar 115,15 g/cm². Secara keseluruhan, penggunaan NaOH 12% menghasilkan karakteristik karagenan terbaik berdasarkan rendemen dan kekuatan gel. Namun, kadar abu yang masih tinggi menunjukkan perlunya pemurnian lebih lanjut agar memenuhi standar mutu. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk optimasi proses ekstraksi karagenan dari Kappaphycus alvarezii.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Karagenan, Kappaphycus alvarezii, NaOH, ekstraksi, karakteristik fisikokimia
Subjects: T Technology > Fishery Technology
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 03 Mar 2026 05:46
Last Modified: 03 Mar 2026 05:46
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6932

Actions (login required)

View Item View Item