YOHANES CALVIN: POLITIK, JABATAN GEREJAWI, DAN RELEVANSINYA BAGI GEREJA MASA KINI

KOLIMON, Mery L. Y. (2016) YOHANES CALVIN: POLITIK, JABATAN GEREJAWI, DAN RELEVANSINYA BAGI GEREJA MASA KINI. YOHANES CALVIN: POLITIK, JABATAN GEREJAWI, DAN RELEVANSINYA BAGI GEREJA MASA KINI, 15 (2). pp. 259-271. ISSN 6509593 020

[img] Text
Politik dan Jabatan Gereja_Jurnal Ledalero.pdf

Download (275kB)
Official URL: http://dx.doi.org/10.31385/jl.v15i2

Abstract

Memperingati lima ratus tahun gerakan Reformasi memberikan kepada kita, Gereja-gereja di seluruh dunia, kesempatan untuk melakukan refleksi kritis atas makna Reformasi bagi kita. Dalam konteks Indonesia, khususnya berkaitan dengan hubungan antara Gereja dan Negara, dan fungsi Gereja dalam politik, kita bisa belajar dari warisan Yohanes Calvin. Reformasi ini menggaris bawahi pentingnya pemisahan fungsi jabatan Gereja dari jabatan Negara. Para gembala bertanggung jawab mengurusi kebutuhan spiritual dan pendidikan umat Allah sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam politik sebagai tanggung jawab iman. Ini adalah tugas yang perlu dilakukan dengan komitmen penuh. Sementara itu, pemerintah dan politisi bekerja untuk kesejahteraan rakyat di bidang sipil dan pemerintahan. Gereja dan Negara masing-masing memiliki bidang khusus yang tidak boleh saling berebutan satu sama lain.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Yohanes Calvin, reformasi, jabatan gerejawi, gereja Protestan, politik, Indonesia.
Subjects: Theology > Christian Theology
Theology
Divisions: Pascasarjana > Magister > Teologi
Depositing User: Steven B. R. Waang
Date Deposited: 26 Feb 2026 01:14
Last Modified: 26 Feb 2026 01:14
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6790

Actions (login required)

View Item View Item