SAUDALE, Sari Febrilani Huan (2026) DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TURUT SERTA MENGGUNAKAN KAWASAN HUTAN. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER & PENGESAHAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (281kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (591kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (746kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (827kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (382kB) |
Abstract
Penggunaan kawasan hutan secara tidak sah merupakan salah satu bentuk tindak pidana kehutanan yang masih sering terjadi di Indonesia. Tindak pidana ini umumnya tidak dilakukan oleh satu orang pelaku saja, melainkan melibatkan beberapa pihak yang bekerja sama baik sebagai pelaku langsung, yang menyuruh melakukan, maupun yang turut serta melakukan. Dalam praktik peradilan, sering ditemukan adanya disparitas putusan terhadap pelaku tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan meskipun didakwakan dengan pasal yang sama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana cara pelaku melakukan tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan? mengapa terjadi disparitas putusan dalam tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pelaku melakukan tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan dan mengetahui penyebab terjadinya disparitas putusan dalam tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normatif dengan sifat penelitian deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah cara pelaku melakukan tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan dan disparitas putusan dalam tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pelaku melakukan tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan adalah pertama mengerjakan kawasan hutan dengan menyewa alat berat kedua menjual lahan yang berada dalam kawasan hutan dan membantu pengurusan dokumen administratif ketiga membeli lahan dalam kawasan hutan dan menyuruh melakukan pembukaan lahan keempat membeli lahan dalam kawasan hutan dan menyuruh melakukan pembukaan lahan kelima Menjual Lahan Yang Berada Dalam Kawasan Hutan. Disparitas putusan dalam tindak pidana turut serta menggunakan kawasan hutan yaitu pertama tuntutan Jaksa penuntut umum berbeda kedua indenpedensi hakim ketiga kualitas perbuatan terdakwa
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana, Penegakan Hukum, Kehutanan, Turut Serta, Disparitas |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 16 Feb 2026 03:39 |
| Last Modified: | 16 Feb 2026 03:39 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6508 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
