PENGARUH LABA AKUNTANSI, TOTAL ARUS KAS DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2022

RABE, Febriance (2025) PENGARUH LABA AKUNTANSI, TOTAL ARUS KAS DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2022. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
01 COVER-LAMPIRAN.pdf

Download (961kB)
[img] Text
02 ABSTRAK.pdf

Download (611kB)
[img] Text
03 BAB I.pdf

Download (324kB)
[img] Text
04 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)
[img] Text
05 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (393kB)
[img] Text
06 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (951kB)
[img] Text
07 BAB V.pdf

Download (299kB)
[img] Text
08 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (193kB)

Abstract

Pasar modal sebagai sarana untuk memobilitasi dana yang bersumber dari masyarakat keberbagai sektor yang melaksanakan investasi. Masuk ke pasar modal merupakan idaman oleh banyak perusahaan. Syarat utama yang diinginkan oleh para investor untuk bersedia menyalurkan dananya melalui pasar modal adalah perasaan aman akan investasinya. Pasar modal berfungsi sebagai lembaga perantara. Fungsi ini menunjukkan peran penting pasar modal dalam menunjang perekonomian karena pasar modal dapat menghubungkan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang mempunyai kelebihan dana. Investor menginvestasikan dana yang dimiliki dengan harapan akan memperoleh imbalan keuntungan berupa kepemilikan, capital gain (keuntungan dari hasil jual beli saham) atau dividen. Laba akuntansi dalam laporan keuangan merupakan paramater kinerja perusahaan yang mendapat perhatian utama dari investor. Laba akuntansi merupakan salah satu alat ukur untuk menilai kinerja dan untuk meramalkan aliran kas suatu perusahaan. SFAC No. 1 menyatakan bahwa laba akuntansi adalah alat ukur yang baik untuk mengukur kinerja perusahaan dan bahwa laba akuntansi bisa digunakan untuk meramalkan aliran kas perusahaan. Dengan demikian, laba akuntansi dapat dimasukan dalam salah satu elemen pengambilan keputusan investasi. Keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai target yaitu laba perusahaan, tergantung pada bagaimana manajer perusahaan dapat mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki perusahaan secara efisien. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa salah satu indikator keberhasilan perusahaan adalah kemampuan mencetak laba secara efisien, yaitu bahwa manajer perusahaan tersebut mampu membukukan pendapatan dan penjualan yang signifikan, dan dalam waktu yang sama manajer mampu meminimalisir biayabiaya. Mengingat laba adalah selisih antara pendapatan dan biaya, maka ukuran efisiensi dapat dilihat dengan membandingkan (rasio) antara laba terhadap pendapatan. Rasio ini dikenal dengan sebutan Net Profit Margin (NPM), dimana tingginya NPM menyiratkan keahlian manajer dalam mencetak laba dengan meminimalisir biaya-biaya. Keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai target yaitu laba perusahaan, tergantung pada bagaimana manajer perusahaan dapat mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki perusahaan secara efisien. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa salah satu indikator keberhasilan perusahaan adalah kemampuan mencetak laba secara efisien, yaitu bahwa manajer perusahaan tersebut mampu membukukan pendapatan dan penjualan yang signifikan, dan dalam waktu yang sama manajer mampu meminimalisir biayabiaya. Mengingat laba adalah selisih antara pendapatan dan biaya, maka ukuran efisiensi dapat dilihat dengan membandingkan (rasio) antara laba terhadap pendapatan. Rasio ini dikenal dengan sebutan Net Profit Margin (NPM), dimana tingginya NPM menyiratkan keahlian manajer dalam mencetak laba dengan meminimalisir biaya-biaya. Pasca periode Orde Baru, pertumbuhan ekonomi Indonesia memuncak di tahun 2011 yakni pada 6,2% pada basis year-on-year (y/y). Setelah 2011, Indonesia mulai mengalami periode perlambatan ekonomi yang berkelanjutan, terutama karena guncangan internasional (pertumbuhan global yang lambat dan harga-harga komoditi yang menurun dengan cepat). Kendati demikian, penjualan mobil tidak segera mengikuti pertumbuhan ekonomi yang melambat dan masihbisa mencapai angka penjualan mobil yang tertinggi pada tahun 2013 (1,23 juta unit mobil terjual). Di akhir 2012, lembaga-lembaga seperti Bank Dunia, International Monetary Fund (IMF), Bank Pembangunan Asia dan juga pemerintah Indonesia gagal untuk memahami besarnya pengaruh perlambatan global. Justru, lembagalembaga ini memprediksi pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di Indonesia di tahun 2012 dan pertumbuhan yang naik cepat pada level 6% mulai dari tahun 2013 sampai seterusnya. Tetapi karena kondisi global tetap lambat pada tahun 2013-2015, lembaga-lembaga ini harus menurunkan proyeksinya untuk pertumbuhan PDB Indonesia dalam berbagai kesempatan dan karenanya menyebabkan sentimen-sentimen yang menurun. Kedua, penjualan mobil di Indonesia melambat di tahun 2014 (setelah pertumbuhan selama empat tahun beruntun) karena pemerintah Indonesia menaikkan harga bahan bakar bersubsidi dua kali dalam rangka mengurangi tekanan-tekanan berat dalam defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (pada Juni 2013 pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar bersubsidi dengan rata-rata 33% namun hal ini memiliki dampak yang terbatas pada penjualan mobil), sambil menyediakan dana untuk investasi struktural (contohnya dalam pembangunan infrastruktur). Pengkajian ini bertolak belakang dengan pengkajian yang dilakukan oleh Sitanggang dkk,. (2022) bahwa laba akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Demikian dengan total arus khas menurut hasil pengkajian Razak dan Syafitri (2018) bahwa total arus kas tidak mempunyaipengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil pengkajian ini juga bertolak belakang dengan hasil pengkajian Ramadhani, (2019) yang menjelaskan bahwa aliran kas operasi punya dampak yang signifikant terhadap return saham. Selanjutnya net profit margin menurut hasil pengkajian Razak dan Syafitri (2018) mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham. Berbeda dengan hasil pengkajian Sitanggang dkk,. (2022) bahwa net profit margin tidak berpengaruh terhadap return saham. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Yang berjumlah 17 perusahaan. Sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah sebanyak 12 perusahaan. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara menggunakan teknik dukemntasi, mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder berupa catatan- catatan laporan keuangan tahunan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regreasi linier berganda

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Laba Akuntansi, Total Arus Kas, Net Profit Margin, Perusahaan Otomotif
Subjects: Economic > Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 14 Feb 2026 00:45
Last Modified: 14 Feb 2026 00:45
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6454

Actions (login required)

View Item View Item