SPIRITUALITAS GENERASI SANDWICH: SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP SPIRITUALITAS GENERASI SANDWICH DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT SESAWI OEPURA

ANIN, Gresmelan Trikobi (2026) SPIRITUALITAS GENERASI SANDWICH: SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP SPIRITUALITAS GENERASI SANDWICH DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT SESAWI OEPURA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. Cover.pdf

Download (314kB)
[img] Text
2. Abstrak.pdf

Download (143kB)
[img] Text
3. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
4. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
5. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
6. Penutup.pdf

Download (156kB)
[img] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (168kB)

Abstract

Penelitian ini menelaah spiritualitas generasi sandwich di Jemaat GMIT Sesawi Oepura serta implikasinya bagi pelayanan gereja melalui tinjauan teologis. Generasi sandwich dipahami sebagai individu usia produktif yang memikul tanggung jawab ganda secara simultan dan berkelanjutan: menopang orang tua lanjut usia sekaligus anak/adik/kerabat yang belum mandiri, sehingga rentan mengalami tekanan ekonomi, kelelahan fisik, dan beban emosional yang dapat memengaruhi kehidupan iman. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana warga jemaat memaknai pergumulan tersebut sebagai pengalaman spiritual, bukan semata persoalan sosial-ekonomi. Penelitian menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik wawancara semi-terstruktur dan studi dokumen. Partisipan dipilih secara purposive (usia 25–45 tahun, bekerja, memiliki tanggungan lintas generasi, dan merupakan anggota Jemaat GMIT Sesawi Oepura). Analisis menggunakan kerangka spiritualitas Sandra M. Schneiders yang menekankan integrasi dimensi personal-internal, relasional-komunal, praksis keseharian, dan hermeneutik pemaknaan pengalaman. Hasil menunjukkan bahwa spiritualitas generasi sandwich di jemaat ini cenderung berwujud sebagai “spiritualitas resiliensi”: iman yang bertahan di tengah keterbatasan, tampil dalam kesetiaan menjalankan tanggung jawab, doa yang lahir dari situasi krisis, serta pengharapan akan penyertaan Allah meski disertai keluhan, rasa bersalah, bahkan kemarahan kepada Tuhan. Gereja dipandang membantu melalui ibadah rumah tangga dan diakonia, namun dibutuhkan pendampingan pastoral yang lebih peka terhadap ritme kerja, beban psikospiritual, dan kebutuhan batasan diri. Penelitian ini merekomendasikan penguatan komunitas dukungan, konseling pastoral kontekstual, dan praksis gerejawi yang mengafirmasi pengalaman generasi sandwich sebagai ruang perjumpaan dengan Allah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Spiritualitas, generasi sandwich, resiliensi, Sandra M. Schneiders, Jemaat GMIT Sesawi Oepura, pastoral.
Subjects: Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 13 Feb 2026 04:23
Last Modified: 13 Feb 2026 04:23
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6386

Actions (login required)

View Item View Item