PELLO, Ansi Jane Karels (2026) KOMUNITAS IMAN: SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP PELAYANAN UPP PEREMPUAN BERDASARKAN PEMIKIRAN ROBERT O'GORMAN DI JEMAAT GMIT REHOBOT KAUAN, KLASIS SEMAU. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (491kB) |
|
|
Text
2 ABSTRAK.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
3 PENDAHULUAN.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
4 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
|
|
Text
5 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
7 PENUTUP.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (266kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji praktik arisan dalam ibadah Kaum Perempuan di Jemaat GMIT Rehobot Kauan, Klasis Semau, dalam terang pemahaman gereja sebagai komunitas iman menurut pemikiran Robert O’Gorman. Pokok persoalan yang menjadi fokus penelitian adalah adanya ketegangan antara arisan sebagai sarana membangun kebersamaan dan ibadah sebagai perjumpaan dengan Tuhan, khususnya ketika motivasi sebagian anggota hadir dalam ibadah lebih didorong oleh arisan daripada oleh kerinduan bersekutu dengan Allah. Situasi ini menimbulkan pertanyaan teologis tentang apakah praktik arisan sungguh mendukung pembentukan komunitas iman atau justru berisiko menggeser makna ibadah menjadi kegiatan sosial semata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan konteks Jemaat GMIT Rehobot Kauan, menganalisis pelaksanaan arisan dalam ibadah Kaum Perempuan, serta merumuskan refleksi teologis dan implikasi pastoral terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis-reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan narasumber yang terdiri dari unsur majelis, tokoh jemaat, dan kaum perempuan, serta analisis dokumen. Data dianalisis melalui proses reduksi, pengorganisasian, dan penafsiran secara tematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arisan memiliki dampak positif dalam meningkatkan kehadiran, mempererat relasi, dan menumbuhkan rasa kebersamaan di antara Kaum Perempuan. Arisan juga menjadi ruang perjumpaan yang lebih akrab untuk saling berbagi dan saling menopang dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya risiko pergeseran motivasi beribadah, ketika arisan menjadi daya tarik utama dan bukan lagi firman Tuhan dan persekutuan itu sendiri. Dalam terang pemikiran Robert O’Gorman, praktik arisan perlu ditempatkan secara seimbang dalam kerangka pelayanan, refleksi, dan persekutuan agar tetap mendukung pembentukan komunitas iman yang utuh. Dengan demikian, arisan dapat dipertahankan sebagai sarana pastoral yang kontekstual tanpa mengaburkan makna ibadah sebagai perjumpaan dengan Allah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunitas iman, arisan, ibadah, Kaum Perempuan GMIT, Robert O’Gorman. |
| Subjects: | Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 02:30 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 02:30 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
