KEBAHAGIAAN SEBAGAI PEMBERIAN ALLAH: Tafsir Historis-Kritis atas Pengkhotbah 5:9-19 dan Implikasinya Bagi Pemaknaan Kekayaan Dalam Konteks Jemaat GMIT Kalvari Maumere

NAWA, Yuni Oktavia (2026) KEBAHAGIAAN SEBAGAI PEMBERIAN ALLAH: Tafsir Historis-Kritis atas Pengkhotbah 5:9-19 dan Implikasinya Bagi Pemaknaan Kekayaan Dalam Konteks Jemaat GMIT Kalvari Maumere. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (699kB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (77kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (113kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (155kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (769kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB)
[img] Text
7 PENUTUP.pdf

Download (73kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (144kB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan teologis mengenai pemaknaan kekayaan dan kebahagiaan dalam kehidupan umat beriman. Dalam konteks masyarakat modern, termasuk di tengah jemaat GMIT Kalvari Maumere, kekayaan sering dipahami sebagai ukuran utama keberhasilan hidup sekaligus sumber kebahagiaan. Cara pandang ini berpotensi menimbulkan reduksi teologis, ketika kebahagiaan dilepaskan dari relasinya dengan Allah dan dipersempit menjadi capaian material semata. Pengkhotbah 5:9–19 menghadirkan kritik yang tajam terhadap kecenderungan tersebut. Namun, teks ini kerap dibaca secara normatif dan aplikatif tanpa pendalaman historis-kritis yang memadai, sehingga pesan teologisnya tidak selalu dipahami secara utuh sesuai dengan konteks kemunculannya. Oleh karena itu, diperlukan pembacaan yang lebih cermat untuk menangkap makna teologis teks sekaligus relevansinya bagi kehidupan jemaat masa kini. Masalah utama penelitian ini adalah bagaimana konteks historis dan kerygma teologis Pengkhotbah 5:9–19 memahami relasi antara kekayaan dan kebahagiaan, serta bagaimana pesan tersebut dapat direfleksikan secara kontekstual dalam kehidupan jemaat GMIT Kalvari Maumere. Tujuan penelitian ini adalah menafsirkan Pengkhotbah 5:9–19 melalui pendekatan historis-kritis guna mengungkap pesan teologisnya dan mendialogkannya dengan realitas hidup jemaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir historis-kritis melalui studi pustaka, yang meliputi analisis konteks historis, kritik sumber, kritik redaksi, serta kajian terhadap terminologi kunci seperti hebel, amal, dan yithron. Selain itu, metode kualitatif melalui wawancara digunakan untuk membaca relasi antara dunia teks dan pengalaman konkret jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengkhotbah 5:9–19 tidak menolak kerja dan kekayaan, melainkan mengkritik sikap manusia yang memutlakkan kekayaan sebagai sumber kebahagiaan. Teks ini menegaskan bahwa kemampuan menikmati hasil jerih lelah dan menjalani hidup secara bermakna merupakan pemberian Allah. Dengan demikian, kebahagiaan dipahami sebagai anugerah ilahi yang dialami dalam relasi yang benar dengan Allah, sehingga kekayaan ditempatkan secara proporsional dalam kehidupan iman jemaat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengkhotbah 5:9-19, Kebahagiaan, Kekayaan, Tafsir Historis-Kritis, GMIT Kalvari Maumere
Subjects: Theology > Christian Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 13 Feb 2026 01:14
Last Modified: 13 Feb 2026 01:14
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6348

Actions (login required)

View Item View Item