NENOTEK, Deci Dataria (2026) RITUAL A'GAM BAHAR: SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TENTANG RITUAL A'GAM BAHAR BAGI KEHIDUPAN JEMAAT GMIT EDEN ALWOR, KLASIS ALOR BARAT DAYA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1 COVER.pdf Download (713kB) |
|
|
Text
2 ABSTRAK.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
3 PENDAHULUAN.pdf Download (357kB) |
|
|
Text
4 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
5 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text
7 PENUTUP.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (168kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang ritual A’gam Bahar yang dipraktikkan oleh Jemaat GMIT Eden Alwor, Klasis Alor Barat Daya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jemaat yang melakukan ritual ini untuk meminta kehidupan yang baik dari arah leluhur, setelah melaksanakan pernikahan kudus. Ritual ini didasarkan pada keyakinan bahwa arwah leluhur masih ada di sekitar mereka, dapat menjaga dan memberikan kehidupan yang baik serta menjauhkan mereka dari berbagai bencana. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman jemaat tentang ritual A’gam Bahar dan pelaksanaan ritual A’gam Bahar, meninjau secara teologis ritual A’gam Bahar dan merumuskan refleksi teologis dari ritual tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi-analisis-reflektif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk memberikan gambaran yang jelas tentang ritual A’gam Bahar. Informan penelitian berjumlah lima belas orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ritual A’gam Bahar dilakukan dengan keyakinan arwah leluhur dipercaya memiliki kuasa untuk memberikan kehidupan yang baik, dan dapat menjauhkan berbagai bencana dalam kehidupan pernikahan. Ritual A’gam Bahar memperlihatkan adanya dualisme iman antara Allah dan arwah leluhur. Pemahaman ini bertentangan dengan iman Kristen yang menegaskan Allah satu-satunya sumber kehidupan yang baik. Bertolak dari pandangan Emanuel Gerrit Singgih tentang sikap konfirmasi dan konfrontasi, maka penulis menggunakan pandangan ini untuk melihat ritual A’gam Bahar. Penelitian ini menegaskan bahwa ritual A’gam Bahar tidak dapat dikonfirmasi, melainkan harus dikonfrontasi dalam terang iman Kristen. Segala sumber kehidupan yang baik hanya bersumber dari Allah, dan Alkitab dengan tegas melarang agar tidak boleh meminta lagi kepada arwah leluhur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ritual, Berkat, Pernikahan, Teologi |
| Subjects: | Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 00:54 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 00:54 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
