TANGGUNG JAWAB KELUARGA DALAM KEHIDUPAN ANAK-CUCU: Tafsir Historis Kritis Terhadap Keluaran 18:1-9 dan Relevansinya bagi Kehidupan Keluarga di Jemaat GMIT Karmel Fatululi"

TEFU, Inge Paulin (2026) TANGGUNG JAWAB KELUARGA DALAM KEHIDUPAN ANAK-CUCU: Tafsir Historis Kritis Terhadap Keluaran 18:1-9 dan Relevansinya bagi Kehidupan Keluarga di Jemaat GMIT Karmel Fatululi". Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 COVER.pdf

Download (409kB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (11kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (238kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (923kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img] Text
7 PENUTUP.pdf

Download (112kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (119kB)
[img] Text
9 LAMPIRAN.pdf

Download (423kB)

Abstract

Dilatar belakangi oleh realitas sosial-ekonomi kontemporer di mana peran pengasuhan anak sering kali beralih dari orang tua kandung kepada keluarga besar (kakek, nenek, atau kerabat) akibat tuntutan pekerjaan, yang jika tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan pengabaian emosional maupun spiritual anak-cucu. Dampak ini tidak saja membawa pengaruh bagi keluarga itu psendiri melainkan juga bagi tatanan sosial yang lebih luas. Situasi demikian perlu diatasi sejak dini. Untuk itu, kajian ini bertujuan untuk melihat konteks historis serta menemukan pesan teologis dari Keluaran 18:1-9, dan mengkaji relevansinya bagi kehidupan keluarga Kristen khususnya bagi keluarga di Jemaat GMIT Karmel Fatululi. Metode yang digunakan ialah metode studi pustaka dan pendekatan tafsir historis kritis. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Keluaran 18:1-9 mengandung pesan teologis yang relevan bagi keluarga Kristen di Jemaat GMIT Karmel Fatululi, melalui relasi keluarga yang dibangun oleh Musa dan Yitro memeprlihatkan bahwa keluarga memiliki tanggung jawab penting dalam kehidupan seorang anak-cucu. Pertama, keluarga sebagai ruang pemulihan bagi anak. Kedua, Keluarga menjadi tempat yang aman bagi anak. Ketiga, keluarga sebagai lokus pertama pertumbuhan iman anak. Untuk itu, kajian ini diharapkan dapat mendorong keluarga Kristen di GMIT, khusunya di Jemaat Karmel Fatululi untuk kembali menyadari tanggung jawab mereka dalam kehidupan anak, dan kembali membangun kehidupan keluarga yang harmonis, aman, dan nayaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Keluarga, Anak, Keluaran 18:1-9, Tafsir Historis Kritis, GMIT
Subjects: Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 12 Feb 2026 08:44
Last Modified: 12 Feb 2026 08:44
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6316

Actions (login required)

View Item View Item