DWI PUTRI, Indriyani (2026) STUDI KASUS TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PEMBATALAN SEPIHAK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI HAK MILIK ATAS TANAH. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER & PENGESAHAN.pdf Download (889kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (886kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (595kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (403kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (359kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (193kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (473kB) |
Abstract
Studi Kasus Tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Pembatalan Sepihak Dalam Perjanjian Jual Beli Hak Milik Atas Tanah, Pokok permasalahan yang penulis ingin teliti pada penelitian ini adalah 1. Mengapa Hakim Pengadilan Negeri menolak gugatan Penggugat? 2. Mengapa Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian? Sifatnya penelitian ini bersifat deskriptif yaitu peneliti mendeskripsikan atau menggambarkan, menguraikan dan menjelaskan suatu keadaan atau peristiwa yang sejelas mungkin tanpa perlakuan terhadap objek yang diteliti. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normative yaitu penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder. Variabel penelitian ada dua yaitu: variabel bebas dan variable terikat. Variabel bebas adalah factor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah: Alasan Hakim Pengadilan Negeri menolak gugatan pengugat, Alasan Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau variabel yang timbul atau terjadi karena dipengaruhi oleh variabel bebas.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim. Penelitian ini menganalisis pertentangan pertimbangan hukum antara Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi dalam sengketa pembatalan sepihak perjanjian jual beli hak milik atas tanah dan bangunan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri memutuskan untuk menolak gugatan Penggugat dengan pertimbangan utama bahwa Penggugat tidak mampu membuktikan dalil-dalil gugatannya, sementara fakta hukum yang terungkap di persidangan justru menunjukkan bahwa pihak Penggugatlah yang telah melakukan wanprestasi. Namun, pada tingkat banding, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan tersebut dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian karena menilai adanya kekeliruan dalam pertimbangan hukum Pengadilan Negeri yang dianggap tidak mencerminkan asas keadilan serta kepastian hukum. Lebih lanjut, Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa proses pembuktian mengenai wanprestasi yang melibatkan kedua belah pihak di tingkat pertama memberikan dasar yang cukup bagi hakim banding untuk mengoreksi putusan sebelumnya demi tercapainya putusan yang lebih objektif
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, Pembatalan Sepihak, Perjanjian Jual Beli |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 23:21 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 23:21 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
