SPIRITUALITAS SOSIAL DALAM DOA BAPA KAMI: TAFSIR SOSIO-HISTORIS TERHADAP INJIL MATIUS 6:5-15 DAN IMPLIKASINYA BAGI KEHIDUPAN SPIRITUALITAS PEMUDA DI JEMAAT GMIT IMANUEL KALONDAMA, KLASIS PANTAR BARAT

DETHAN, Anggri Esterina Putri (2026) SPIRITUALITAS SOSIAL DALAM DOA BAPA KAMI: TAFSIR SOSIO-HISTORIS TERHADAP INJIL MATIUS 6:5-15 DAN IMPLIKASINYA BAGI KEHIDUPAN SPIRITUALITAS PEMUDA DI JEMAAT GMIT IMANUEL KALONDAMA, KLASIS PANTAR BARAT. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (229kB) | Preview
[img] Text
bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[img]
Preview
Text
Penutup.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bibliografi (Daftar Pustaka).pdf

Download (417kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan bahwa Doa Bapa Kami dalam Injil Matius 6:5-15 kerap dipahami terutama sebagai praktik spiritual personal, sementara dimensi sosial dan komunal yang melekat pada doa tersebut kurang mendapat perhatian. Situasi ini juga tampak dalam kehidupan pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama, yang meskipun hidup dalam budaya komunal, cenderung memaknai doa sebagai relasi individual dengan Allah dan belum sepenuhnya menghayati implikasi sosialnya. Karena itu, penelitian ini memfokuskan kajian pada pemaknaan Doa Bapa Kami sebagai dasar spiritualitas sosial serta implikasinya bagi kehidupan spiritualitas pemuda dalam konteks jemaat GMIT Imanuel Kalondama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji latar belakang dan orientasi teologis Injil Matius, merumuskan kerygma teologis Matius 6:5-15, serta menjelaskan implikasi kerygma tersebut bagi kehidupan spiritualitas pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama. Penelitian ini juga bertujuan menunjukkan bahwa Doa Bapa Kami tidak hanya berfungsi sebagai formula doa, tetapi sebagai ajaran yang membentuk cara hidup beriman dalam relasi dengan Allah dan sesama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penafsiran teks dilakukan melalui metode tafsir sosio-historis, dengan memperhatikan latar belakang sosial, historis, dan religius komunitas Kristen-Yahudi penerima Injil Matius. Melalui pendekatan ini, teks Injil Matius 6:5-15 dipahami dalam konteks kritik Yesus terhadap kesalehan yang bersifat performatif serta upaya pembentukan identitas komunitas yang setara dan solider. Hasil penafsiran kemudian didialogkan dengan konteks kehidupan pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Doa Bapa Kami mengandung kerygma tentang spiritualitas sosial, yaitu spiritualitas yang mengintegrasikan relasi intim dengan Allah dan tanggung jawab etis dalam kehidupan bersama. Struktur doa yang bersifat komunal, penggunaan kata ganti jamak, serta penekanan pada pengampunan dan kebergantungan bersama menegaskan bahwa doa ini membentuk kesadaran kolektif dan solidaritas komunitas. Dalam konteks pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama, Doa Bapa Kami menolong pemuda mengembangkan spiritualitas yang tidak hanya berorientasi personal, tetapi juga peka terhadap kehidupan bersama dalam kehidupan bergereja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Doa Bapa Kami, Spirtualitas Sosial, Cara Hidup, Relasi, Pemuda
Subjects: Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 07 Feb 2026 00:36
Last Modified: 07 Feb 2026 00:36
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6006

Actions (login required)

View Item View Item