MALELAK, Rivaldo (2025) ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2023. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL.pdf Download (331kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (119kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (96kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (100kB) |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (129kB) |
||
|
Text
BAB 5.pdf Download (143kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAK1.pdf Download (91kB) | Preview |
Abstract
Istilah penundaan audit atau audit delay mengacu pada lamanya waktu yang diperlukan auditor untuk menyelesaikan dan mengevaluasi pekerjaan laporan auditnya. Waktu yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan tugas ini dihitung dari selisih antara tanggal laporan keungan tahunan perusahaan sampai dengan tanggal laporan audit yang dikeluarkan oleh Kantor Akuntan Publik. Tujuan audit dalam laporan catatan keuangan perusahaan oleh Akuntan Publik adalah untuk mengidentifikasi kesalahan atau kelalaian dari catatan keuangan perusahaan dan untuk menunjukkan bahwa semua informasi yang relevan telah diubah sesuai dengan undang – undang yang berlaku umum di Indonesia yang mengatur mengenai audit keuangan. Ini termasuk informasi tentang materi perusahaan, posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas dan juga arus kas yang telah diatur sesuaidengan Prinsip Akuntansi Berlaku umum di Indonesia. Puryati (2020) menyatakan bahwa semakin lamanya waktu yang dialokasikan untuk melakukan audit, maka semakin besar kemungkinan informasi dari catatan akuntansi keuangan tidak akurat. Selain itu, semakin lama waktu yang dialokasikan untuk melakukan audit mengakibatkan tingk atrelevansiin formasi dalam laporan keuangan dapat diragukan. Menurut Sujarwo (2019) dasar pertimbangan ketepatan waktu dalam penyajian laporan keuangan tepat waktu adalah reputasi perusahaan, perusahaan terlihat baik, perusahaan harus baik serta dapat dipercaya oleh investor. Dampak dari keterlambatan penyampaian laporan keuangan akibat dari audit delay akan mengakibatkan hilangnya sisiin formasi laporan keuangan karena tidak tersedia saat diperlukan ketika pengambilan keputusan. Hal tersebut menyebabkan kepercayaan investor menurun, sehingga dapat memengaruhi harga jual saham. Para pengguna seperti investor, kreditor dan pihak – pihak yang berkepentingan sangat membutuhkan informasi sebagai pemantauan dalam menanamkan dana pada suatu perusahaan. Kredibilitas dan kinerja perusahaan yang sudah berjalan selama ini akan dinilai tidak baik dihadapan para pemegang saham, pihak investor dan pemerintah karena tidak menyajikan laporan keuangan yang lebih terpercaya dan valid. Maka sangat penting bagi perusahaan untuk memberikan informasi setiap account (rekening) pada laporan keuangan secara tepat waktu. Ada beberapa faktor – faktor yang mampu mempengaruhi Audit Delay, diantaranya profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan, reputasi akuntan publik, opini auditor dan laba /rugi operasi. Berdasarkan uraian diatas, masalah yang dikemukakan oleh penulis adalah Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019 - 2023” Hasil perhitungan menunjukkan bahwa audit delay Dari 25 perusahaan Selama 5 tahun berada pada kisaran nilai minimum 39 hari dan maximum 243 hari sejak laporan keuangan bukun tahunan berakhir. Hasil Analisa perbandingan untuk ketiga Perusahaan menunjukkan semakin tinggi ukuran Perusahaan belum menjamin audit delay yang semakin baik, hal ini dapat dilihat pada table diatas Dimana semakin kecil ukuran Perusahaan audit delay semakin bagus dibawa 100 hari. Hasil perbandingan diatas jelas bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audi tdelay pada 25 perusahaan perusahaan manufaktur subsector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Hidayah (2019) yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit delay .Adanya pengaruh negatif antara Ukuran Perusahaan dengan Audit delay menunjukkan bahwa manajemen perusahaan besar, mempunyai dorongan untuk mengurangi penundaan laporan keuangan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya yaitu manajemen perusahaan yang berskala besar cenderung diberikan insentif untuk mengurangi audit delay dikarenakan perusahaan tersebut dimonitor secara ketat oleh investor, pengawas permodalan dan pemerintah. Pihak-pihak ini sangat berkepentingan terhadap informasi yang termuat dalam laporan keuangan sehingga membutuhkan proses penyampaian informasinya kepada publik secara cepat Hasil analisa perbandingan tingkat profitabilitas dengan audit delay menunjukkan bahwa tingginya tingkat profitabilitas tidak memberikan makna bahwa semakin baik audit delaydan sebalik, justru semakin menurun audit delay dari 25 perusahaan dari tahun 2019-2023. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel audit delay. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit delaydapat diketahui bahwa semakin besar keuntungan yang diperoleh perusahaan maka semakin cepat proses audit yang dilakukan, tetapi perubahan tingkat keuntungan tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay . Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Hasanah (2018) yang menyatakan bahwa tingkat profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Hasil analisis perbandingan diatas memberikan indikasi bahwa dari ketiga perusahaan semakin baik tingkat solvabilitas maka semakin baik audit delay, Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel tingkat solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap variabel audit delay. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat solvabilitas memiliki pengaruh terhadap audit delay mengindikasikan bahwa tingginya jumlah hutang yang dimiliki perusahaan akan menyebabkan proses audityang relatif lebih panjang. Proporsi hutang terhadap total aktiva yang tinggi juga mungkin membuat auditor perlu meningkatkan kehati-hatian dan kecermatan yang lebih dalam pengauditan terkait dengan masalah kelangsungan perusahaan. Kesimpulan atas hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Hal ini menunjukkan bahwa besar kecilnya perusahaan tidak menjadi faktor utama dalam mempercepat atau memperlambat penyampaian laporan audit. Kemungkinan besar, kepatuhan terhadap peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlaku serta tekanan dari pemangku kepentingan membuat semua perusahaan, baik besar maupun kecil, berupaya menyampaikan laporan keuangan tepat waktu. 2. Profitabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Perusahaan dengan tingkat profitabilitas tinggi cenderung memiliki kinerja keuangan yang lebih baik dan lebih siap dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan auditor, sehingga proses audit dapat dilakukan lebih cepat. Temuan ini mendukung teori bahwa profitabilitas mencerminkan efisiensi manajemen dan kualitas sistem pelaporan keuangan yang lebih baik. 3. Solvabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Meskipun secara teori perusahaan dengan tingkat utang tinggi dapat menghadirkan kompleksitas dalam proses audit, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya utang perusahaan tidak secara nyata mempengaruhi lamanya waktu yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan audit. 4. Secara simultan, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Meskipun secara parsial hanya profitabilitas yang signifikan, kombinasi ketiga variabel ini memberikan pengaruh kolektif terhadap audit delay, meskipun kekuatan pengaruhnya masih tergolong lemah (Adjusted R² sebesar 11,2%).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Audit Delay, Rasio Ukuran Perusahaan, Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas. |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 03:15 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 03:15 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/5995 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
