PENERAPAN METODE INQUIRY PADA SERVIS BACKHAND DALAM PEMBELAJARAN BULUTANGKIS SISWA KELAS VIII SMP SATAP NEGERI SONO

SERAN, Marlina Trisilda Tahuk (2026) PENERAPAN METODE INQUIRY PADA SERVIS BACKHAND DALAM PEMBELAJARAN BULUTANGKIS SISWA KELAS VIII SMP SATAP NEGERI SONO. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf

Download (397kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (114kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (115kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (109kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (95kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (545kB)

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan observasi awal di SMP Satap Negeri Sono tanggal 8 Agustus 2025, kemampuan servis backhand siswa kelas VIII masih rendah. Dari 22 siswa hanya 28% yang mampu melakukan servis backhand dengan benar. Kesalahan umum yang ditemukan adalah perkenaan shuttlecock di atas pinggang, pegangan salah, dan arah bola terlalu tinggi sehingga mudah diserang lawan. Hal ini diduga karena pembelajaran masih bersifat konvensional dan siswa pasif. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan servis backhand siswa kelas VIII SMP Satap Negeri Sono melalui penerapan metode inquiry dalam pembelajaran bulutangkis. Metode penelitian: Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan servis backhand dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Peningkatan terjadi karena pada metode inquiry siswa berperan aktif menemukan sendiri prinsip gerak yang benar melalui 6 tahap: orientasi, merumuskan masalah, hipotesis, eksplorasi, uji hipotesis, dan kesimpulan. Tahap eksplorasi memberi pengalaman langsung kepada siswa untuk merasakan perbedaan teknik sehingga kesalahan gerak dapat diperbaiki. Selain itu keterlaksanaan metode inquiry oleh guru dan aktivitas siswa juga mengalami peningkatan setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan servis backhand siswa setiap siklus. Pada pra siklus ketuntasan klasikal sebesar 40,9%. Setelah penerapan metode inquiry pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 22,7% menjadi 63,6%. Pada siklus II kembali mengalami peningkatan sebesar 27,3% sehingga mencapai 90,9%. Secara keseluruhan dari pra siklus ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 50,0%. Peningkatan rata-rata nilai juga terjadi dari 68,4 pada pra siklus, menjadi 72,1 pada siklus I, dan 82,8 pada siklus II. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode inquiry dapat meningkatkan kemampuan servis backhand siswa kelas VIII SMP Satap Negeri Sono. Metode inquiry efektif digunakan karena menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam pembelajaran sehingga pemahaman konsep dan keterampilan gerak servis backhand meningkat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Metode Inquiry, Servis Backhand, Hasil Belajar.
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > Sports
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 28 Aug 2026 23:26
Last Modified: 28 Aug 2026 23:26
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7811

Actions (login required)

View Item View Item