HO’AN, Felsiana (2026) STUDI PROFIL MUTU RUMPUT LAUT Kappaphycus striatum YANG DIPRODUKSI PETANI RUMPUT LAUT DI DESA TABLOLONG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
01_Cover-DaftarGambar.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
00_Ringkasan-Summary.pdf Download (573kB) |
|
|
Text
02_Bab1_Pendahuluan.pdf Download (463kB) |
|
|
Text
03_Bab2_TinjauanPustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (738kB) |
|
|
Text
04_Bab3_Metodologi.pdf Restricted to Registered users only Download (685kB) |
|
|
Text
05_Bab4_Pembahasan.pdf Restricted to Registered users only Download (809kB) |
|
|
Text
06_Bab5_Penutup.pdf Download (387kB) |
|
|
Text
07_DaftarPustaka.pdf Download (592kB) |
Abstract
Desa Tablolong merupakan salah satu desa di Kecamatan Kupang Barat yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sebagai sentra produksi utama komoditas rumput laut di Kabupaten Kupang. Komoditas utama yang dibudidayakan secara intensif oleh kelompok tani setempat adalah alga merah varietas Kappaphycus striatum. Meskipun potensinya besar, para petani masih menghadapi kendala teknis fluktuatif dalam rantai penanganan pascapanen tradisional yang memengaruhi standardisasi mutu produk kering. Evaluasi objektif terhadap parameter mutu fisik serta mutu kimia berdasarkan standar industri mutlak diperlukan sebagai basis data ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mutu sensori, mutu kimia (kadar air, kadar garam, dan Clean Anhydrous Weed/CAW), serta cemaran fisik (impurities) rumput laut Kappaphycus striatum kering hasil produksi kelompok tani di Desa Tablolong berdasarkan acuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2026. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif melalui pendekatan observasional lapangan untuk pengambilan sampel dan eksperimental laboratorium. Sampel diambil dari 2 kelompok tani berdasarkan lama pengeringan pascapanen, yaitu P1 (pengeringan 2 hari) dan P2 (pengeringan 3 hari) dengan 3 kali ulangan. Pengujian parameter mutu dilakukan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik sederhana untuk mendapatkan nilai rata-rata yang disajikan dalam bentuk tabel. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa atribut sensori telah melampaui standar minimal SNI 2690:2015 (skor ≥7), dengan nilai rata-rata kenampakan berkisar antara 7,1 hingga 8,1 dan nilai rata-rata tekstur berkisar antara 7,1 hingga 8,8. Pengujian kadar air menunjukkan nilai rata-rata kelompok P1 sebesar 25,02% dan P2 sebesar 18,70%, di mana kedua kelompok telah memenuhi batas kritis maksimal SNI 2690:2015 yaitu sebesar 30,0%. Sebaliknya, produk dinyatakan belum memenuhi standar mutu komersial industri pada parameter tingkat kemurnian dan cemaran fisik. Nilai rata-rata akumulasi kadar garam terpantau cukup tinggi yaitu sebesar 22,62% (P1) dan 23,49% (P2) akibat metode penjemuran tradisional. Hal ini berdampak pada rendahnya persentase Clean Anhydrous Weed (CAW) dengan rata-rata capaian sebesar 39,30% (P1) dan 46,00% (P2), yang berarti masih berada di bawah batas minimum industri serta regulasi nasional yaitu sebesar 50,0%. Rendahnya nilai CAW diperkuat oleh tingginya kontaminasi cemaran fisik (impurities) kasar dengan nilai rata-rata sebesar 4,10% (P1) dan 5,30% (P2), yang telah melewati ambang batas toleransi maksimal SNI yaitu sebesar 3,0%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Profil Mutu, Kappaphycus striatum, Clean Anhydrous Weed, Desa Tablolong. |
| Subjects: | T Technology > Agricultural Technology |
| Divisions: | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 00:30 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 00:30 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7749 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
