KUALITAS VCO (VIRGIN COCONUT OIL) MENGGUNAKAN METODE ENZIMATIS DENGAN VARIASI ENZIM DARI EKSTRAK BUAH NANAS DAN PEPAYA

KAMBU, Desy Chornelia (2026) KUALITAS VCO (VIRGIN COCONUT OIL) MENGGUNAKAN METODE ENZIMATIS DENGAN VARIASI ENZIM DARI EKSTRAK BUAH NANAS DAN PEPAYA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 Cover.pdf

Download (510kB)
[img] Text
2 Abstrak.pdf

Download (146kB)
[img] Text
3 BAB I.pdf

Download (190kB)
[img] Text
4 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img] Text
5 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text
6 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text
7 BAB V.pdf

Download (117kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (145kB)
[img] Text
9 LAMPIRAN.pdf

Download (832kB)

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa murni yang bernilai ekonomi tinggi, namun metode produksi tradisional secara pemanasan cenderung menurunkan mutu akibat ketengikan dan perubahan warna. Metode enzimatis menggunakan enzim proteolitik dari ekstrak nanas dan pepaya menjadi alternatif yang menjanjikan untuk menghasilkan VCO dengan rendemen tinggi dan kualitas fisikokimia yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas VCO yang dihasilkan melalui metode enzimatis dengan variasi kombinasi enzim dari ekstrak buah nanas dan pepaya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol (tanpa enzim), A (10%), B (20%), dan C (25%), masing-masing diulang tiga kali. Parameter yang diuji meliputi rendemen, kadar air, dan kadar asam lemak bebas (ALB) yang dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan rendemen VCO berkisar 10,67%–33,33%, dengan rendemen tertinggi pada perlakuan B (33,33%) dan berbeda nyata dibandingkan kontrol (p<0,05), namun tidak berbeda nyata antarperlakuan A, B, dan C. Kadar air seluruh perlakuan berkisar 0,0218%–0,0403% dan tidak dipengaruhi secara nyata oleh konsentrasi enzim (p>0,05), sementara kadar ALB berkisar 0,0227%–0,0503% dan dipengaruhi secara nyata oleh penambahan enzim dibandingkan kontrol, meskipun antarperlakuan A, B, dan C tidak berbeda nyata. Seluruh nilai kadar air dan ALB masih memenuhi standar SNI 7381:2008. Berdasarkan hasil tersebut,disarankan penggunaan enzim dari ekstrak nanas dan pepaya dengan konsentrasi 10% sebagai pilihan utama karena lebih efisien, namun menghasilkan kualitas VCO yang setara dengan konsentrasi lebih tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan menguji parameter tambahan seperti bilangan peroksida, bilangan iod, dan uji organoleptik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: VCO, Metode Enzimatis, Rendemen, Kadar air, ALB
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 21 Aug 2026 00:23
Last Modified: 21 Aug 2026 01:50
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7719

Actions (login required)

View Item View Item