DAMPAK PEMBENTUKAN BUMDES DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT: (Studi pada Desa Probur Utara, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor)

SERANG, Junita Anika Koli (2026) DAMPAK PEMBENTUKAN BUMDES DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT: (Studi pada Desa Probur Utara, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf

Download (914kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (90kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (167kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (95kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (86kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah yang dibentuk sebagai instrumen untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi lokal, pengembangan unit-unit usaha produktif, serta pemberdayaan masyarakat. Kehadiran BUMDes diharapkan mampu menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi desa dengan memanfaatkan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan potensi ekonomi yang dimiliki desa secara optimal. Melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah memberikan kewenangan kepada desa untuk mendirikan BUMDes sebagai badan usaha yang bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), menciptakan lapangan kerja, mengurangi tingkat kemiskinan, memperluas kesempatan berusaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai lembaga sosial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Desa Probur Utara, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor merupakan salah satu desa yang telah mendirikan BUMDes sejak tahun 2019. Pembentukan BUMDes dilakukan sebagai upaya pemerintah desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan berbagai unit usaha yang sesuai dengan potensi desa. Unit usaha yang dijalankan meliputi usaha simpan pinjam, pertokoan, dan jasa transportasi menggunakan mobil pick-up. Kehadiran ketiga unit usaha tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat berupa kemudahan memperoleh akses modal usaha, kemudahan memperoleh kebutuhan pokok, serta kemudahan dalam mengangkut hasil pertanian, perkebunan, dan kebutuhan masyarakat lainnya. Namun demikian, meskipun BUMDes telah beroperasi selama beberapa tahun, kontribusinya terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat belum menunjukkan hasil yang optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian mengenai dampak pembentukan BUMDes terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Probur Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Probur Utara, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 827 orang yang terdiri atas masyarakat Desa Probur Utara sesuai kriteria penelitian. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat, yang didukung dengan dokumentasi profil desa, profil BUMDes, serta berbagai dokumen pendukung lainnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya pengaruh peran BUMDes terhadap tingkat perekonomian masyarakat. Variabel independen dalam penelitian ini adalah peran BUMDes yang diukur melalui enam indikator, yaitu kemampuan mengelola dan mengembangkan potensi desa, kerja sama antara pemerintah desa dan pengurus BUMDes dalam penyelenggaraan program, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, peningkatan pelayanan ekonomi dan pengembangan UMKM, pemberian akses permodalan serta pemasaran hasil usaha, dan kesesuaian program BUMDes dengan kebutuhan masyarakat yang didukung oleh partisipasi masyarakat. Variabel dependen adalah tingkat perekonomian masyarakat yang diukur melalui peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), pertumbuhan usaha ekonomi dan UMKM, kemudahan pemasaran produk lokal, kemudahan memperoleh akses permodalan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi desa. Indikator-indikator tersebut digunakan untuk mengetahui sejauh mana pembentukan BUMDes memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Probur Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Unit usaha simpan pinjam mampu membantu masyarakat memperoleh modal usaha dengan prosedur yang lebih mudah sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif. Unit usaha pertokoan memberikan kemudahan dalam memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau. Sementara itu, unit usaha jasa transportasi membantu masyarakat dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan sehingga biaya transportasi menjadi lebih efisien dan pemasaran hasil produksi menjadi lebih mudah. Keberadaan unit-unit usaha tersebut secara tidak langsung mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dan mendorong berkembangnya kegiatan ekonomi di desa. Selain memberikan manfaat ekonomi, keberadaan BUMDes juga memperkuat kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan ekonomi desa. Masyarakat mulai terlibat dalam berbagai kegiatan BUMDes baik sebagai pengguna jasa, pelaku usaha, maupun sebagai pihak yang mendukung pengembangan program-program ekonomi desa. Transparansi pengelolaan keuangan dan pelaksanaan kegiatan BUMDes juga mulai diterapkan sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan lembaga tersebut. Walaupun demikian, tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan agar seluruh potensi desa dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Penelitian ini juga menemukan bahwa BUMDes Desa Probur Utara masih menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga ekonomi desa. Hambatan tersebut meliputi keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola usaha secara profesional, kurangnya inovasi dalam mengembangkan unit usaha, belum optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya desa, keterbatasan modal usaha, serta masih rendahnya kemampuan pengurus dalam melakukan pemasaran dan pengembangan jaringan usaha. Kondisi tersebut menyebabkan BUMDes belum mampu memberikan kontribusi yang optimal terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga status perkembangan BUMDes masih berada pada kategori tumbuh. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pengurus melalui pelatihan manajemen usaha, penguatan tata kelola organisasi, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, pengembangan kerja sama dengan pemerintah maupun pihak swasta, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan BUMDes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembentukan BUMDes di Desa Probur Utara memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, meskipun pengaruh tersebut belum sepenuhnya optimal. Keberadaan BUMDes telah memberikan manfaat berupa peningkatan akses permodalan, kemudahan pelayanan ekonomi, berkembangnya usaha masyarakat, meningkatnya aktivitas ekonomi desa, serta terbukanya peluang kerja bagi masyarakat. Namun demikian, peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh masih memerlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi pengelola, inovasi usaha yang sesuai dengan potensi desa, serta dukungan aktif dari pemerintah desa dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan, BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa yang mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Probur Utara secara berkelanjutan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Perekonomian Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi, Pendapatan Asli Desa (PADes), Desa Probur Utara.
Subjects: Economic > Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 05 Aug 2026 00:35
Last Modified: 05 Aug 2026 00:35
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7375

Actions (login required)

View Item View Item