TONBESI, Agrita Gregorince (2026) ANALISIS EKONOMI USAHA TANI PADI SAWAH DENGAN TRAKTOR TANGAN BERSUBSIDI DAN NON-SUBSIDI DI DESA MAKTIHAN, KABUPATEN MALAKA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER.pdf Download (822kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (594kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya variabel usaha tani padi sawah, menilai kelayakan ekonomi dalam dua skenario (subsidi dan non-subsidi), mengukur nilai manfaat program subsidi traktor tangan pemerintah, serta mengidentifikasi persepsi petani terhadap penggunaan traktor tangan di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, musim tanam 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitis dengan metode analisis usaha tani (farm management analysis). Sampel penelitian berjumlah 15 petani yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Analisis kelayakan dilakukan menggunakan R/C Ratio pada dua skenario: Skenario Subsidi dengan biaya traktor Rp 0/ha dan Skenario Non-Subsidi menggunakan shadow price Rp 1.000.000/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tenaga kerja merupakan komponen terbesar dalam struktur biaya variabel usaha tani, yakni rata-rata Rp 3.241.667/ha (71,9% dari total biaya di luar traktor), diikuti biaya pupuk Rp 750.667/ha dan benih Rp 310.000/ha. Rata-rata produktivitas padi adalah 4.240 kg/ha dengan rata-rata harga jual gabah Rp 5.267/kg, sehingga rata-rata penerimaan adalah Rp 22.476.667/ha. Pada Skenario Subsidi, rata-rata R/C Ratio adalah 5,22 dengan rata-rata pendapatan Rp 17.641.133/ha. Pada Skenario Non-Subsidi, rata-rata R/C Ratio turun menjadi 4,29 dengan rata-rata pendapatan Rp 16.974.200/ha. Seluruh responden memperoleh R/C Ratio di atas 1 pada kedua skenario, yang berarti usaha tani layak dan menguntungkan secara ekonomi. Program subsidi traktor tangan memberikan manfaat ekonomi langsung sebesar Rp 1.000.000/ha kepada 13 petani penerima (86,7% responden), setara dengan penghematan biaya 18,2% dari total biaya produksi. Dari sisi persepsi, 93,3% petani menyatakan traktor mengurangi biaya pengolahan tanah, dan 80% menyatakan bersedia tetap menggunakan traktor meskipun harus membayar sendiri, mengindikasikan tingkat penerimaan teknologi yang tinggi dan keberlanjutan adopsi mekanisasi yang baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Traktor tangan, Analisis usaha tani, Skenario subsidi, shadow price, R/C Ratio, mekanisasi pertanian, Kabupaten Malaka |
| Subjects: | T Technology > Agricultural Technology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Pertanian > Mekanisasi Pertanian |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 03:34 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 03:34 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
